AJIAN AJIAN DALAM KEJAWEN

AJIAN COCAK IJO GAIB

Ini jenis aji pengasihan yang akan membuat pemiliknya memiliki aura bersinar. Diri kita akan memiliki daya tarik yang mampu menyedot perhatian orang lain di satu komunitas. Wajah fisik yang menurut orang lain biasa-biasa saja akan memiliki daya tarik luar biasa karena kecantikan sebenarnya berasal dari kepribadian.
Kita sering mengenal orang lain yang wajahnya biasa, penampilannya pun biasa namun memiliki kepribadian yang menarik dan disukai banyak orang. Kenapa? Sebab dia memiliki perilaku yang baik. Sifat suka menolong dan penuh welas asih merupakan daya tarik bagi mereka yang mengedepankan rasa di atas logika. Mereka yang mampu mengedepankan rasa di atas logika inilah yang tidak salah memilih teman dan pasangan hidup.
Untuk mengupgrade kepribadian kita yang merupakan cerminan diri sejati yang selalu dekat dengan keindahan sejati-Nya, orang Jawa kuno baik laki-laki maupun perempuan memiliki aji pengasihan AJI COCAK IJO GAIB. Mereka yang memiliki ajian ini akan memiliki daya tarik dan daya pikat yang mampu meluluhkan hati banyak orang. Pantangan yang perlu dihindari adalah tidak berkata jorok, kasar dan menggunjing orang lain.
Lakunya mudah dan sederhana, yaitu selalu membaca mantra di bawah ini setiap malam. 

Mantranya sebagai berikut:

RAT RAT SI COCAK IJO, MUTER RAT KUMARANE RATU SEJAGAD, YA INGSUN KUMARANING RATU SEJAGAD (3 X)
SANG RAT RAT SI COCAK IJO, MUTER RAT, RATUNING DZATULLAH, YA INGSUN RATUNE DZATULLAH (3 X)
AKU TURU ANA GAIBKU (3 X)
AKU MELEK ANA GAIBKU (3 X)
AKU NGADEG ANA GAIBKU (3 X)
AKU LUNGGUH ANA GAIBKU (3 X)
AKU LUMAKU ANA GAIBKU (3 X)
YA INGSUN CAHYA ALLAH, TINURUNAN GAIB MARANG GUSTI KANG AGUNG.
                                             




AJIAN WARINGIN SUNGSANG
Ajian Waringin Sungsang ini merupakan salah satu “puncak ilmu” kejadukan/ kanoman/ kanuragan yang dimiliki oleh para pendekar digdaya masa lalu. Ajian Waringin Sungsang memiliki efek yang sangat mematikan. Siapa yang diserang ajian ini akan terserap energi kesaktiannya dan mengalami lumpuh hingga akhirnya roboh tidak berdaya. Dan dengan memiliki ajian ini muncul energi pertahanan kekuatan tubuh yang sangat hebat. Maka, para pendekar yang memiliki Ajian Waringin Sungsang ini bisa dipastikan akan disegani kawan sesama pendekar maupun musuh.
Ajian Waringin Sungsang diciptakan oleh Sunan Kalijaga. Dia juga menciptakan banyak ilmu kedigdayaan lain seperti aji lembu sekilan dan lainnya. Kenapa Sunan Kalijaga menciptakan ilmu kedigdayaan yang begitu banyak? Salah satu alasan logisnya yaitu pada masa itu banyak kejahatan dari golongan pendekar yang beraliran ilmu hitam dan banyaknya ahli sihir yang mempraktekkan ilmu-ilmu sihir yang menggunakan kekuatan buruk. Mereka berkuasa dan ditakuti oleh masyarakat awam.
Untuk menaklukkan kalangan pendekar berilmu hitam dan meyakinkan kepada masyarakat umum bahwa sumber kekuatan ilmu kanuragan tetap dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Ini terlihat dari rapal-rapal ilmu kedigdayaan ciptaan Sunan Kalijaga selalu bernuansa religius dan menyertakan “nama” Tuhan.
Ajian Waringin Sungsang memiliki falsafah yang mendalam. Waringin Sungsang berarti pohon beringin yang terbalik dimana akarnya berada di atas, seperti pohon kalpataru. Pohon waringin sungsang ini bermakna sumber kehidupan segala yang ada, sumber kebahagiaan, keagungan, serta sumber asal mula kejadian. Maka pohon ini juga disebut pohon purwaning dumadi atau pohon sangkan paran.
Di dalam waringin sungsang, juga terdapat ular yang melilit pohon tersebut. Ini melambangkan jasmani dan rohani yang telah menyatu dalam perilaku. Maka, seorang pendekar pemilik ilmu waringin sungsang ini adalah orang yang sudah manunggal atau menyatu kehendak lahir dan kehendak batinnya. Ilmu ini hanya dimiliki oleh para pendekar sepuh atau ‘tua’ sehingga tidak digunakan sembarangan karena efeknya yang melumpuhkan.
Pohon berasal dari kayu atau kayon, berasal dari bahasa Arab ‘khayyu’ yang artinya hidup. Dalam ilmu kalam ‘khayyu’ hanya merupakan sifat sejatinya Tuhan. Di dalam Al Quran dinyatakan; “ALLAHU LA ILLAHA ILLA HUWAL HAYYU QAYYUM” yang artinya Tidak ada Tuhan melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluknya. (QS, 2, 255).
Karena begitu tingginya falsafah yang terkandung dalam ajian Waringin Sungsang ini, maka hanya kepada para pendekar yang sudah “menyelesaikan” urusan diri sendirilah ilmu ajian ini boleh diwariskan.
Ajian Waringin Sungsang  dirapalkan sebagai berikut :

SUN AMATEK AJIKU WARINGIN SUNGSANG, WAYAHIPUN TUMURUNA, NGAUBI AWAK MAMI, TUR TINUTING BALA, PINACAK SUJI KEMBAR, PIPITU JAJAR MARIPIT, ASRI YEN SIYANG, ANGKER KALANE WENGI. DUK SAMANA AKEMPAL KUMPULING RASA, NETRAKU DADI DINGIN, NETRA NINGSUN EMAS, PUPUTIHE MUTYARA, IRENG-IRENG WESI MANIK, CEPLOKING NETRA, WALIKER UDA RATIH. IDEP INGSUN KEKENCANG BANG RURUWITAN, ALISKU SARPA MANDI, KIWA TENGEN PISAN, CUPAKKU SURYA KEMBAR, KEDEPKU PAN KILAT TATIT, KANG MUNGGENG SIRAH, WESI KEKENTEN ADI. RAMBUT KAWAT SINOMKU PAMOR ANGLAYAP, BATUK SELA CENDANI, KUPINGKU SALAKA, PILINGAN INGSUN GANGSA, IRUNGKU WESI DUAJI, PASU KULEWANG, PIPIKU WESI KUNING. WATU ITEM LUNGGUHE ING JANGGUT INGWANG, UNTUKU RAJEG WESI, LIDAH WESI ABANG, ARAN WESI MANGANGKANG, IDUKU TAWA SAKALIR, LAMBEKU IYA, SELA MATANGKEP KALIH. GULUKU-NINGSUN PARON WESI GALIGIRAN, JAJA WESI SADACIN, PUNDAK WESI AKAS, WALIKAT WESI AMBAL, SALANGKU WESI WALULIN, BAUKU DENDA, SIKUTKU PUKUL WESI. ASTA CRIGA EPEK-EPEK INGSUN CAKRA, CAKAR WOK JEMPOL KALIH, PANUDUH TRISULA, PANUNGGULKU MUSALA, MAMANISKU SUPIT WESI, JENTIKKU IYA, INGARAN PASOPATI. BEBOKONGKU SELA AGENG KUMALASA, AKAWET WESI GILIG, EBOL-INGSUN KARAH, LUPUT DENDA KANG TINJA, BALUBUKAN ENTUT MAMI, UYUHKU WEDANG, DAKARKU PURASANI. JEMBUT KAWAT GANTUNGAKU WESI MENTAH, WALAKANG WESI GAPIT, PUPU KALATAKA, SUNGSUM INGSUN GAGALA, OTOTKU GUNGANE WESI, ING DALAMKAN, INGARAN KAOS WESI. SAMPUN PEPAK SARIRA-NINGSUN SADAYA, SAMYA PANGAWAK WESI, PAN RATUNING BRAJA, MANJING ANENG SARIRA, TAN ANA BRAJA NDATENGI, DADYA WIYANA, AYU SARIRA MAMI. ANA KIDUNG SUN-ANGIDUNG BALE ANYAR, TANPA GALAR ASEPI, NINIS SAMUN SAMAR, PATINING WULUH KEMBANG, SIWUR BURUT TANPA KANCING, KAYU TRISULA, GAGARANNYA CALIMPRIT. SUMUR BANDUNG SISIRAH TALAGA MANCAR, TIBENG JAJA AJAIL, DINDING ENDAS PARAH, ULUR-ULUR LIWERAN, TATAMBANG JARINGING MALING, DADAL DADNYA, GAGULUNG ING GAGAPIT. NAGA RAJA PANGAWASAN MANIK KEMBANG, KEMBANG GUBEL ABAJI, TAJEM NENG KANDUTAN, UDUNE SARWI NUNGSANG, KURANGSANGAN ANGUTIPIL, ANGAJAK-AJAK.”
                                      



AJI LEMBU SEKILAN

Aji Lembu Sekilan ini sangat terkenal sejak dahulu, hingga sekarang. Aji ini memang sangat baik untuk keselamatan dalam pertempuran. Bila diamalkan dengan baik semua serangan lawan baik menggunakan tangan kosong maupun senjata tajam bahkan senjata api tak akan mengenianya.

Ilmu ini berfungsi jika anda menghadapi segala jenis serangan baik dengan tangan kosong ataupun pake senjata api sekalipun , semuanya itu tidak akan sampai mengenai kulit kkita karna tertahan oleh benteng baja yang sangat kuat ..

" BISMILLAHIRROHMAA NIRROHIIM ,, INGSUN AMATEK AJIKU SI LEMBU SEKILAN ROSULKU LUNGGUH, BRAHIM NGINEP BABAHAN KEP KAREKEP BARUKUT KINEMULAN WESI KUNING WESI MEKANGKANG SAKILAN SADEMPU SAKABEHING BRAJATAN ANA NEDASI BEDIL PEPET MRIYEM BUNTU TAN TUNOMO KERSANING ALLOH "

 CARANYA :
Puasa 7 hari bisa dimulai hari apa saja selama puasa mantra doanya di baca 21 kali. Dan setelah puasa pun harus di baca 21 kali sehabis sholat lima waktu




AMALAN MEMBERSIHKAN BENDA SIHIR DAN SANTET
Bila Anda dimintai tolong untuk menghilangkan pengaruh sihir atau santet yang dimasukkan ke dalam tubuh seseorang, maka Anda dapat melakukan ritual pembersihan dengan cara sebagai berikut ini:
Sediakan 2 butir telur. Gelindingkan 2 butir telur itu ke tubuh penderita dengan tetap dipegang sambil membaca mantra ini 7 kali. Bunyi mantranya sebagai berikut:
JAHOL NYAWANE SETAN, LUKOCO NYAWANE BUTO, JAHILAN NYAWANE GENDRUWO, GUMETER NYAWANE JIN, DUMILAN NYAWANE DANGEN. SIRO SUMINGGAHO, NYAWANIRO WUS KOK GENGGEM DENING INGSUN.
Selesai menggelindingkan 2 telur dan bacaan tadi, letakkan telur pada piring. Pecahkan piring pertama, Insya Allah akan tampak benda-benda santet yang dimasukkan ke tubuh penderita. Misalnya paku, jarum, kaca, rambut dan lain-lain. Itu berarti di tubuh penderita sudah bersih dari benda santet. Selanjutnya, pecahkan telur yang kedua, Insya Allah pada permukaan piring akan tampak secara keji orang yang mengirimkan santet tadi.
Bila Anda ingin lebih manjur untuk mengobati santet, maka Anda bisa menambah dengan amalan sebagai berikut: Malam hari sebelum mengobati penderita, bacalah ayat ini 1000 x: INNAHU ALAA RAJ’IHII LAQAADIR.
Selanjutnya keluar rumah dan lihatlah ke angkasa. Cari bintang/komet yang berpindah tempat “lintang ngalih” yang membentuk huruf alif. Tunggu sampai dapat 3 atau 7 lingtang ngalih. Pagi harinya baru ke rumah penderita untuk memberi pertolongan dengan cara yang telah disampaikan tadi. Jangan sombong dan tetap rendah hati bila sudah bisa menolong penderita santet. Ilmu yang Anda miliki itu semata-mata pemberian dari Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.






AJIAN MANTRA SILUMAN

SALALLOHUA ALAIHI WASSALAM,ALLOOHUMMA KALHU ALLAH,LUNGGUHKU IMBAR, PAYUNGKU IMBAR,MIMANG MIMONG SI WISAKARMA TENGAHING ANGIN,APIPIT MAYA-MAYA ORA KATON OPO-OPO,KANG HIMA KAKALANGAN PETENG DHEDHET ALIMENGAN SI IMBAR NGEMULI AKU, WONG SABUWONO BLOLOKEN ORA WERUH AKU.

 Cara Mengamalkannya :

Puasa biasa selama 21 hari,makannya (berbuka) hanya sekali setiap jam 12 malam,ketika puasanya sudah selesai kemudian Ngebleng 7 hari 7 malam,dimulai pada hari Rabu Pon.Mantra dibaca ketika ada bahaya atau ketika perang.Ketika itu anda bisa menghilang (tidak nampak) tidak diketahu orang.

Keterangan :

Mantra Siluman tersebut sangat ampuh apabila ada bahaya atau diwaktu perang,anda bisa menghilang tidak diketahui orang.Tapi ingat jangan gunakan mantra ini untuk kejahatan.





AJIAN SRI SADONO

INGSUN AMATEK AJIKU SI SRI SADONO,NYANG KUWERO DEWANING KASUGIHAN, SRI SADONO KANG ANDUM SANDHANG PANGAN,NYUWUN GAMPANG PADOS KULO SANDHANG TEDHO,SARINANE SAWENGINE SALAWASE GESANG,GAMPANG TEKONE SLAMET ANGGONE LAN GAWE AYUNE SAKABEH.



Cara Mengamalkannya :

Selama 3 bulan lamanya tiap Senin dan Kamis hendaknya berpuasa dan makannya hanya sekali setiap jam 12 malam.Setelah itu diteruskan puasa mutih tiap Senin dan Kamis selama 3 bulan,lalu ditersukan patigeni sehari semalam .Mulai puasa pada hari Kamis Wage.Aji dibaca tiap malam terbit dan terbenam,yakni pada tiap pagi dan sore.

Keterangan :

Aji Sri Sadono tersebut adalah satu-satunya aji yang paling ampuh untuk memohon rizki sandang pangan dan kebutuhan hidup.Tetapi sekali lagi perlu diingat,bahwa Tuhan tidak akan memberikan rizkinya kepada orang yang malas bekerja dan hanya berpangku tangan mengharap turunnya rizki dari langit tanpa usaha.




AJIAN PULUNGGONO PULUNGSARI

“INGSUN AMATAK AJIKU SIPULUNGGONO PULUNGSARI KANG MIJIL ING SANUBARI, MUBYAR TELENGING DHADDHAKU WONG KANG MULAT TEKO WELAS TEKO ASIH,ASIH SONGKO KERSANING ALLAH”

Cara Mengamalkannya:

Puasa 14 hari,makannya sekali tiap jam 12 malam,lalu dilanjutkan dengan pati geni sehari semalam.Mulai puasa pada hari kamis Legi Aji dibaca ketika akan berangkat kerja.

Keterangan:

Lain halnya aji pulungsari,aji tersebut sangat ampuh untuk memikat hati atasan kita selaku bawahan agar bisa memperlakukan secara wajar serta memberikan peluang yang baik dan yang menguntungkan.Itulah aji pulungsari,yang perlu dimiliki oleh pekerja mencari rizki dibawahi kekuasaan seorang atasan.





AJIAN LONGJONGGO

INGSUN AMATAK AJIKU SI LONGJONGGO, MANGLUNG-MANGLUNG ANOLEH KEKASIHKU, DAN TEPUNGAKE PUCUKING WULUKU PUHUN,DAK TEPUNGAKE MANIKING MRIPATI,TELENGING RASAKU, KUMPUL LULUHUNG ROSO,ROHE ROHKU,NYAWANE NYAWEKU, SUKMANE SUKMAKU BADHANE BADHANKU, KEREPE KEREPKU, RASANE RASAKU,TEKO WELAS TEKO ASIH SI JABANG BAYI…..sebut nama org yang dimaksud) ANDULU BADHAN SLIRAKU”,


Cara Mengamalkannaya:
Puasa mutih 7 hari7malam dan pati geni sehari semalam,mulai puasa pada hari Kamis Wage.Aji dibaca tiap malam ketika kan tidur,seraya membayangkan wajah orang yang dimaksud.

Keterangan;
Aji longjonggo ini sangat ampuh untuk memikat hati wanita dengan syarat bertujuan baik,tidak untuk sembarangan.Sebab dengan dibacakan aji ini orang mudah terpikat dan sukar untuk di sembuhkan.





AJIAN SEMAR MESEM

INGSUN AMATAK AJIKU SI SEMAR MESEM,MUTMUTAKU INTEN,CAHYANE MANJING ONO PILINGANKU KIWO TENGEN,SING NYAWANG KANG TUMANCEP KUMANTIL ING TELENGING SANUBARIKU,YO IKU SI JABANG BAYI……(sebut nama
org yang dimaksud) WIS TENTU WELAS ASIH MARANG BADHAN SLIRAKU,SAKING KERSANING ALLAH”,


Cara Mengamalkannya:

Puasa mutih7hari malam dan patigeni sehari semalam,mulai puasa pada hari selasa kliwon.Aji dibaca ketika akan tidur, seraya membayangkan wajah wanita yang dimaksud.

Keterangan:

Aji Semar Mesem ini termasuk aji pengasihan yang sangat langka.Diman bila wanita terkena aji ini akan sulit disembuhkan.Tetepi perlu diingat disini,jangan aji ini dibuat main-main,melainkan untuk kebaikan atau benar-benar wanita tersebut niat anda kawini.





AJIAN SETAN KOBER

INGSUN AMATAK AJIKU SI SETAN KOBER,SETAN KOBER SIRO SUN KONGKON LEBONANA ATINE SI JABANG BAYINE…..(sebut nama orangnya),YEN KETEMU TURU GUGAHEN,KETEMU TURON LUNGGUH NO,KETEMU LUNGGUH DEGNO,KETEMU NGADEG PRENEKNO KETEMU INGSUN,OJO PATI-PATI MULIH YEN ORA BARENG KARO KEKASIH INGSUN,TEKO WELAS TEKO ASIH SI JABANG BAYI….(sebut nama orangnya)MARANG INGSUN”,

Cara Mengamalkannya:

Puasa mutih 7hari7malam,patigeni sehari semalam,mulai puasa pada hari senen Kliwon.Aji dibaca tiap malam ketika akan tidur.

Keterangan:

Aji Setan Kober ini jika dibanding keampuhannya tidak kalah dengan aji Yang lain untuk memikat hatinya seseorang wanita.Sebab,bila wanita terkena aji ini cintanya sangat menggebu-gebu, sehingga orang bilang seperti orang gila.Dan konon kabarnya,si wanita yang terkena aji Setan Kober ini sulit untuk disembuhkan.




AJIAN CINDE AMOH

INGSUN AMATEK AJIKU SI CINDE AMOH, SIRIG SIRIG, UBED UBED SABUK CLONO CINDE AMOH, RONTANG RANTING SALUWIR TINUTUPAN WULAN PURNOMO SRENGENGE HEWU, HEWU, HEWU, IYO INGSUN KANG ABADAN WESI KUNING, ANGRASUK SARIRO NABI SULAIMAN KASEKTEN INGSUN, SISUTEK INGSUNG, ADAM ATININGSUNG, MOHAMMAD PANINGALINGSUN, BRAHIM NYAWANINGSUN, ISA NAPAS INGSUN, YAKUB KARSANINGSUN, MUSA LESANINGSUNG, DAWUD SWARANINGSUN, SAHABAT PAPAT DAGING GETIH LAN BALUNGINGSUN, AYUB USUS INGSUN, YUNUS OTOT INGSUN, NUH JANTUNG INGSUN, IDRIS RAMBUT WULUNINGSUN, WUS PEPAK JUMENENG SA-RIRO NABI, SAKEHING TELUH TUJU, TENUNG BEROJO, COKRO, CURIGO, WATANG LIMPUNG, BEDIL MRIYEM NARANTOKO ORANG TUMEKO, AJUR AMOH TING SALUWIR TANPO BAHYO, HU AKBAR, HU AKBAR.”

Cara Mengamalkannya :
Puasa Nglowong 7 hari 7 malam ,dimulai hari Jumat Pahing.Aji dibaca dalam peperangan atau ketika ada keributan.

Keterangan :
Aji Cinde Amoh tersebut merupakan ajian pamungkas andalan para jawara kerajaan pada zaman dahulu.Dimana semua senjata apapun tidak akan dapat melukai tubuhnya.Disamping itu, Aji Cinde Amoh tersebut dapat menundukkan lawan dengan mudah yang dibuatnya tidak berdaya.





AJIAN WEWE PUTIH

INGSUN AMATEK AJIKU SI WEWE PUTIH,WEWE PUTIH GENDHONGEN AKU, KUDUNGONO MEGO MENDHUNG CAT TAN KATON,WONG SEWU PODHO LAMUR,PITOS TAN ONO WERUH,SONGKO KERSANING ALLAH.

Cara Mengamalkannya :

Puasa Ngebleng 7 hari 7 malam,berselimut kain putih,mulai puasa hari Selasa Kliwon. Aji dibaca dalam pertempuran atau ketika dalam bahaya.

Keterangan :

Aji Wewe Putih tersebut sangat ampuh untuk menghadapi musuh dalam pertempuran.
Dimana bila dibaca,semua musuh telah kabur penglihatannya,sehingga mereka tidak akan tampak pada orang yang membaca Aji Wewe Putih tersebut.Oleh karenanya,ia sangat mudah memporak-porandakan musuh.Disamping itu,bila menghadapi bahaya atau kesulitan apapun hendaknya ia membaca Aji Wewe Putih ini,agar dijauhkan dari musibah.





AJIAN GELAP SAYUTA

Aji Gelap Sayuta apabila orang yang mengamalkannya,suaranya bisa menggetarkan orang yang mendengarkan. Untuk pukulan tenaga dalam yang dilamuri ajian ini bisa mematikan lawan yang akan berbuat jahat.

Persyaratan untuk memeperoleh Aji Gelap Sayuta syaratnya adalah :

a. Puasa 41 hari
b. Hari yang ke 41 nya tidak tidur sehari semalam,
c. Selama puasa aji ini dibaca 5 kali, sehabis sholat fardhu dan 41 kali sehabis sholat hajat khusus. Inilah Ajiannya yang dibaca:

“BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM,
NIAT INGSUN AMATEK AJI GELAP SAYUTA, PETAKU GELAP SAYUTA, GEBRESKU ANGIN PRAHARA, SUARAKU GELAP SAYUTA, KEKUATANKU BOYO SAYUTA, SINGA BARONG ANAN DADAKU, MACAN PUTIH NENG GEGERKU, SOPO NDULU TEKO KEDEP TEKO KEREP DENING SUARAKU, HEH, YO AKU GELAP SAYUTA, HEH, YO AKU GELAP SAYUTA, HEH, YO AKU GELAP SAYUTA”.





AJIAN KUDALI KOMBANG

“INGSUN AMATEK AJIKU KUDALI KOMBANG, ANGISEP SARINING WESI,ANGISEP SARINING WOJO, ANGISEP SARINING SEPUH,ANGISEP SARINING PAMOR,SING WESI LARUT,SING WOJO LARUT MARING AKU, OPO KUWASANE, TEGUH OTOTE KOTOT, TALIBUK-TALIBUK,TALI RANTE TAPAK PALUNE PANDE,SASINE KIKIR, SATILASE WUNGKAL,SASINE GUNENDA SAKAT HAHING BROJO LUPUT,CEDHAK TUNO ADOH LUPUT KERSANING ALLAH, TEGUH TEGEN SAKING ALLAH,TEGUH KERSANING ALLAH”.

Cara Mengamalkannya :

Puasa Mutih 7 hari 7 malam dan pati geni sehari semalam,mulai puasa pada hari Jumat Pahing. Aji dibaca ketika akan berangkat perang.

Keterangan :

Aji Kudali Kombang ini adalah aji yang sangat ampuh yang kebanyakan dimiliki oleh para pendekar pada zaman dahulu.Karena orang yang memiliki Ajian Kudali Kombang ini tidak mempan senjata apapun, sehingga dengan demikian musuh akan mudah dikalahkannya.





AJIAN GAJAH MANDEK

Assalamu'alaikum wr.wb. , saya ingin berbagi sedikit amalan kewibawaan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi para sedulur yangg membutuhkan mantranya:

INGSUNG AMATAK AJIKU GAJAH MANDEK SRATI TEKO REP KADEP(…..)SAK LANCIP LANTIP PE ILATE(….)ISIH LANCIP PUCUKE DENGKULKU .

Terus usaplah lutut kaki kanan 3x. Bacaannya dibaca hitungan ganjil 3/5 dst. Dalam kurung kalau ditujukan satu orang. Kalau orang banyak dalam kurung diisi kata: WONG SAK BUANA. Kegunaan amalan ini. Kewibawaan,untuk menagih hutang, untuk meminta pekerjaan sama teman dan lain-lain.
Diamalkan setiap habiss subuh dan magrib. Wassalamu alaiku wr.wb.




AJIAN TUNGGUL WISESO

Assalamualaikum..wr.wb.Salam hormat, takzim dan salam komando kwa… buwat ki alus, Ki BC, poro sesepuh dan sedulur KWA, seblumnya kami mohon maaf, kami ingin berbagi sedikit pengetahuan/pengijazahan tentang aji pengasihan sebagai perbendaharaan kazhanah budaya nusantara di tanah jawa. Konon ilmu ini diciptakan oleh sosok Ratu lelembut tanah jawa, inilah mantranya :

BISMILLAHIRROHMANNIRROHIIM
“CUNG CUNG PANGINCUNG AMATEK AJIKU TUNGGUL WISESO SOPO TUMEKO MARING BADAN INGSUN DADYO WELAS DADYO ASIH, ONO LOR DADYO ASIH, ONO KIDUL DADYO ASIH, ONO WETAN DADYO ASIH, ONO KULON DADYO ASIH, TEKO WELAS TEKO ASIH SAKING KERSANING ALLAH”
Laku :
1. Niat iklhas
2. Mandi kembang staman pada tengah malam
3. Puasa sunah 3 hari yg diawali pada weton/hr kelahiran kita
4. Baca amalan ini selama 11 hari sebanyak 11 x setiap tengah malam
Setelah laku tersebut baca amalan di atas setiap habis shalat fardhu sbanyak 3 x. Tanda bahwa ilmu ini sudah menyatu biasanya akan didatangi sesosok ratu di dalam mimpi.
Kegunaan :
- Daya pengasih untuk sesama manusia baik pria/wanita
- Daya pengasih untuk bangsa lelembut
Saran :
Selalu  iringi  amalan  diatas  dg  membaca  ayat kursy setiap sehabis shalat fardhu sebanyak 11 x.


AJIAN KULHU SUNGSANG

1.     Ajian yang sangat ampuh untuk mengembalikan amalan buruk dan akan menghancurkan khodam ajian yang dimiliki lawan.
2.    Ajian orang lain tidak akan melukai kita bahkan mereka akan luka akibat amalannya sendiri.
3.    Ajian ini serupa dengan aji kulhu dergo balik namun
4.    ajian ini memiliki spesifikasi yaitu mengacaukan jalannya proses sihir orang lain.

Cara mengamalkannya: Puasa pati geni 3 hari 3 malam, mulai puasa pada Selasa Kliwon. Mantranya sebagai berikut:

KULHU SUNGSANG, RAJAH IMAN, KUDUNGKU MALAIKAT JIBRIL, TEKENKU NABI MUHAMMAD RASULULLOHI SHOLLALLOOHU ALAIHI WASALLAM





AJIAN HALIMUN SURAH YASSIN
Assalamualaikum..wr.wb. Salam hormat, takzim dan salam komando … buat ki alus, ki BC, poro sesepuh dan sedulur , seblumnya kami mohon maaf, kami ingin berbagi sedikit pengetahuan/pengijazahan tentang aji halimun surah yassin atau disebut jg sebagai ilmu menghilang.
Adapun bacaan nya sebagai berikut:
“WAJA’ALNAA MIN BAYNI AYDIIHIM SADDAN WAMIN KHALFIHIM SADDAN FA-AGHSYAYNAAHUM FAHUM LAA YUBSHIRUUNA” (SURAH YASSIN AYAT 9),
Laku :
1. Niat dg ikhlas
2. Shalat hajat
Tawasul kepada :
- Nabi Muhammad SAW
- Malaikat 4
- Sahabat nabi 4
- Nabi Khidir as
- Sech muhiddin Abdul qadir aljailani
- Mbah kuwu sangkan/pangeran cakrabuana
- Kanjeng Sunan gunung jati
- Kanjeng Sunan kalijaga
- Kanjeng Sunan Muria
- Orang tua
- Diri sendiri
3. Dawamkan ayat diatas sebanyak 41 x slama 41 hari (Tanpa putus)
Manfaat/kegunaan insya allah untuk Keselamatan bagi sipengamal dari gangguan maupun kejahatan fisik dan non fisik yg bersifat deffensif (akan muncul dlm keadaan yg terdesak dan insya allah sudah beberapa kali terbukti). Demikian sedikit pengetahuan yg kami miliki mohon maaf kpd poro sdulur smua atas kekurang/ketidaktahuan kami, semoga bermanfaat dunia akhirat




AJIAN KAWIN SUKMA KAWIN BATIN
Ajian ini merupakan pengasihan yang bisa di gunakan oleh laki-laki atau perempuan, karena sejatinya ajian ini memberdayakan saudara yang 4 untuk mempengaruhi hati dan batin seseorang.konon menurut sesepuh yang pernah saya temui, ajian di ciptakan oleh pangeran Adi Poday ayahanda Joko Tole. Bagi saudara yang mau mengamalkan dipersilahkan saya ikhlas asal digunakan bukan untuk maksiat. Kesuksesan suatu amalan apapun tergantung pada kuatnya keyakinan dan kebersihan niat kita serta istiqomah dan ke ajegan hati kita lurus pada sang kholiq, khusuk dan tidak tergesa gesa! itulah pesan rahasia dimana ketika Rosulullah untuk mendapatkan wahyu pertama kali beliau melakukan uzlah tidak hanya 3-7 malam khan? kecuali kita sebagai ummatnya kita berharap dan dengan syafaatnya insyaallah 3-7 bisa nyata.
TAWASSUL: Nabi Muhammad Malaikat Jibril Mikail Isrofil ‘Izroil Nabi Adam AS dan Siti Hawa Nabi Sulaiman,Nabi Daud Para Waliyullah Pangeran Adi Poday Kedua Orang Tua Pengamal Kedua Orang Tua Target Si Target Saudara Kita Yang 4 (terserah sesuai dengan kebiasaan pengamal menyebut apa)* Kalau dimadura sebutan saudara yang 4 bermacam macam: Sariya, Nuriya, Rohanna dan Rohanni Karamang, Katibing, Kapala dan Katubah Amarah, Sufiyah, Muthma’innah dan Luwamah Tamonih,Tontonan,Oreh dan Totop Jabrail, Makail,Isrofil dan ‘Izroil
Lalu membaca Membaca Syahadat 3x
BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM SUKMA RASA SUKMU RANTING RANTANG RANTING DHULUR PAPAT LEMA’ BADHAN. JABROIL MIKAIL ISROFIL ‘IZROIL, PAKABIN AKI SOKMA SENGKO’ SARENG SOKMANAH……….(NAMA TARGET). ………(TARGET) SE AMIMPEYAH TEDUNG BHAN SENGKO’, PANAPA’ AKI ANGIN SALEBUNG MALEM SATEYAH DHA’……….(TARGET). ……(TARGET) LAMUN TEDUNG GETTAK PANGIDING AKI, BHAN SE ASOWARA_AH SENGKO’ BHAN SE AROPA_AH SENGKO’. ATENAH SENGKO’ EKA ATEYAH…..…(TARGET) ATENAH…..(TARGET) EKA ATEYAH SENGKO’. TEKKA_AH POSANG ALENGSANG JABANG BAYINAH……(TARGET) DHA’ KASENGKO’. KABIN BATIN KERSANING ALLAH LAA ILAAHA ILLALLAH BERKUAT MUHAMMADAR ROSULALLAH.(minimal 121 x yang penting ganjil)

Kira-kira artinya begini: (sukma rasa sukmu ranting rantang rantig saudara yang 4 yang ke 5 badan.jibril makail isrofil izrol.kawinkan sukmaku dengan sukmanya…….(target). …….(target) agar bermimpi tidur denganku, sampaikan wahai angin puting beliung malam ini kepada…..(target). ……(target) kalau tidur gertaklah dan bangunkan dia, dengan bersuara suara aku dengan wajah berupa aku.hatiku menjadi hatinya……(target) hatinya…..(target) menjadi hatiku. biar dia bingung tidak tahu arah jabang bayinya…..(target) kepadaku.kawin batin karena ALLAH. Tiada Tuhan Selain Allah Berkuat Muhammad Utusan Allah)
CARA MENGAMALKAN: Sediakan Kemenyan Putih secukupnya Kemenyan tersebut dibakar saat mengamalkan Saat matahari mau tenggelam dan mau terbit juga membakar kemenyan sambil membaca Ajiannya 11x tanpa tawassul. Setiap malam selama 7 malam tanpa putus ajiannya di baca 121x. Di amalkan diluar rumah dan jangan lupa pegang fotonya. Sebelum mengamalkan pengamal harus ketemu dengan si target sekalipun tidak ngomong apa apa yang penting si target sudah melihat si pengamal.





AJIAN NINI BLORONG MENDATANGKAN REZEKI

Hidup seperti roda yang berputar. Kadang di atas namun kadang pula di bawah. Suatu ketika, kita merasa mendapatkan rezeki yang berlimpah namun pada kesempatan lain kita merasa rezeki yang kita terima sangat sedikit. Namun sesungguhnya, rezeki dari-Nya tidak pernah benar-benar habis bahkan bila kita mau mensyukurinya setiap detik, maka kita akan bisa merasakan betapa Dia Maha Pemberi Rezeki yang tidak pernah melupakan kita. Detik ini, coba hitung berapa banyak kita menerima rezeki-Nya secara gratis: udara yang kita hirup, kesehatan, panjang umur, maupun Nyawa.

Bersyukur adalah sebuah maqam yang tinggi. Namun, bila masih belum mampu bersyukur dengan merasakan banyaknya rezeki yang kita terima, ini ada amalan untuk memohon rezeki. Yang perlu disadari, rezeki yang kita terima tidak serta merta gratis begitu saja. Rezeki adalah akibat dari kerja keras banting tulang. Maka, amalan ini tidak berlaku bagi mereka yang pemalas.

Cara mengamalkannya: puasa mutih 7 hari 7 malam dan dilanjutkan dengan puasa patigeni sehari semalam. Mulai puasa pada hari Jum’at Pahing. Mantranya dibaca setiap jam 12 malam di muka rumah (halaman/teras). Ini mantranya:

“Ingsun amatek ajiku si nini blorong,
Nini blorong tak tempuhake anyukupi sandhang pangan kang agung, Amboyongo sri sadono wadahono ing gedhong rojobrono,
Sakehing pangan lebokno ing lumbung gumuling,
Ojo asat ing saklawase soko kersaning Allah”



AJIAN TAMENG WAJA

Ini ajian dahsyat untuk kekuatan badan dan kekebalan. Tubuh kita akan dilapisi oleh tameng besi baja yang begitu hebat.  Saya (wongalus) pada suatu kesempatan  tanpa dinyana dan diduga sebelumnya malah mendapatkan khodam ajian ini tanpa laku sebelumnya… ya.. Tuhan Maha Pemberi!

Orang yang menguasai ajian ini tidak akan mempan diserang senjata tajam atau bahkan senjata api sekalipun. Untuk menguasai ajian piandel para pendekar ini tidaklah mudah, sebab diperlukan laku yang sangat berat yaitu sebagai berikut:

Pada awal bulan Muharrom (2 Suro) mulai menjalani puasa 40 hari tanpa putus, puasa ini dilakukan sebanyak 3x bulan Muharrom atau 3 tahun berturut-turut.
Selama menjalani puasa, setiap tengah malam habis sholat tahajjud membaca mantra rapalan Ajian tameng waja sebanyak 21x kali pada seember air yang selanjutnya digunakan untuk mandi keramas.
Selama menjalani puasa, setiap habis sholat fardhlu (Isya’) dilanjutkan dengan Sholat Sunat dan membaca istighfar sebanyak 1000 x agar jiwa benar-benar bersih dari niat jahat. Berikut rapalan Ajian Tameng Waja:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM, NIAT INGSUN AMATEK AJI TAMENG WAJA KLAMBIKU WESI KUNING, SEKILAN SEGEMBLOK KANDHELE OTOTKU KAWAT BALUNGKU WESI KULITKU TEMBAGA, DAGINGKU WAJA KEP-KAREKEP BARUKUT, KINEMULAN WAJA INTEN MEKANGKANG SACENGKAL, SAKILAN, SADEMPU SAKEHING BRAJA DATAN NEDASI MIMIS BEDHIL NGLUMPRUK KADI KAPUK TAN TUMOWO ING BADANKU SAKA KERSANING ALLAH,… YA QOWIYYU, YA MATIIN (3X).


AJIAN JARAN GOYANG

Ini jenis ajian pelet pengasihan yang terkenal dan banyak dipergunakan paranormal untuk membantu kliennya. Cara mengamalkannya puasa mutih 7 hari 7 malam dan patigeni sehari semalam.
Mulai puasa pada Jumat pahing. Bila akan menjalankan ajian maka caranya yaitu sebelum tidur mantra dibaca sambil membayangkan wajah orang yang akan dipelet sambil melihat fotonya dan akan lebih cepat bereaksi bila memegang barang/benda-benda pribadi yang akan dipelet.
Mantranya sebagai berikut:

“INGSUN AMATEK AJIKU SI JARAN GOYANG, TETENGER TENGAHING PASAR, GEGAMANE CEMETHI SODO LANANG SAKING SWARGO, SUN SABETAKE GUNUNG JUGRUG, SEGORO ASAT BUMI BENGKAH, SUN SABETAKE ATINE SI JABANG BAYI ……. (NAMA ORANG YANG DIPELET) TEKO WELAS TEKO ASIH ANDELENG BADHAN SLIRAKU, MANUT MITURUT SAKAREPE SI JABANG BAYI …. (NAMA KLIEN YANG AKAN DIBANTU PARANORMAL) SOKO KERSANING ALLAH”




AJIAN JAGAD PAMUNGKAS
Salam Pamuji Rahayu dalem ingkang kangmas Ki Wongalus, Pada kesempatan ini ijinkan saya Wong Djowo berbagi sedikit ilmu yang saya miliki. Ilmu ini adalah di ajarkan langsung oleh leluhur saya di Alam Langgeng. Adapun leluhur yang mengajarkan tersebut adalah KYAI AGENG ATAS ANGIN leluhur saya langsung. Atas ijin beliau saya coba beberkan sedikit amalan ini pertimbangan sebagai sarana melestarikan warisan budaya kita yang kian punah termakan zaman.
Bissmillah saya ijazahkan Ilmu Kadigjayaan leluhur Aji Jagad  Pamungkas kepada Ki wongalus dan pembaca secara sempurna dan atas izin Allah SWT. (Terima ijazah kirim doanya Al fatihah dikirimkan ke  
KYAI AGENG ATAS ANGIN SUMARE ING TEMUIRENG KARANGANYAR
AJIAN JAGAD PAMUNGKAS
Mantranya :
INGSUN AMATAK AJIKU JAGAD PAMUNGKAS.
GUNTUR NANG TANGANKU.
KILAT NANG MRIPATKU.
ONO BUMI LANGITE JAGAD.
KABEH AJI TUNDUK MARANG AJIKU.
KABEH JIN HANCUR MARANG AJIKU.
JAGAD SURYO NANG DODOKU.
YA AJIKU JAGAD PAMUNGKAS.
LANGIT,SURYO,BIMOSAKTI DADI SIJI.
LAN KERSANING KEKUATAN ALLOH.
SIBGOTOLLAH 7X LAHAULA WALA QUWATA ILLABILLAHIL ‘AYIYIL ‘ADHIIM. (MANTRA DIBACA 7X SETIAP HABIS SALAT)

Lakunya puasa 7 hari mutih mulai hari anggoro kasih selasa kliwon buka jam 12 malam. lanjut puasa ngerowot 3 hari.
Selama puasa sehabis baca mantra tambahkan baca lahaula wala quwata illabillahil ‘ayiyil ‘adhiim 70x. (tahan napas di dada atau perut)

Kegunaan :
1. Cabut Ilmu seseorang : caranya Baca 1x lalu sedot dengan tarikan napas yang dalam (visualisasi ilmu orang tersebut tersedot dan arahkan energinya ke badan atau diri kita atau ke benda dan kunci)
2. Lawan santet : Puasa semalam dan di wiridkan semalam suntuk sebelumnya salat hajat dulu. Paginya buncengan bagikan ke anak yatim.
3. utk pengobatan juga bisa ,cuma caranya kalo utk pengobatan[kirim dulu sama yg sakit misalnya wa illa hadaitan filjasadi ruuhi…….nama yg sakit…al fatiaha .terus tangan kita tempelin yg ditempat yg sakit
4. Untuk menundukkan Musuh yang sakti baca dalam hati 1x tahan napas.
Demikianlah yang dapat saya dapat sampaikan semoga bermanfaat memperkaya khasanah keilmuan nusantara





AJIAN DIPA PENOLAK AJI BEGANANDA

Ini ajian anti pencurian. Bila para pencuri sudah memulai menggunakan Aji Sirep Begananda, maka Aji Dipa mampu menawarkan sirep yang disebar tersebut sehingga penghuni rumah akan otomatis terbangun bila pencuri mempraktekkan sirepnya.

Untuk memiliki Aji Dipa perlu laku puasa mutih 21 hari atau 40 hari, ditambah dengan puasa patigeni 3 hari 3 malam atau 7 hari 7 malam. Memulainya hari JUmat Paing. Selain itu, selama menjalani laku puasa tidak boleh grenengan atau sambat/mengeluh. Apabila kepanasan atau kehujanan tidak boleh ngiyup/berteduh. Apabila bertemu wanita tidak boleh menoleh. Sabar nrima welas asih kepada sesama manusia  serta tidak membuat orang lain sakit hati.
Mantra aji dipa sbb:
HONG INGSUN AMATEK AJIKU SI AJI DIPA KANG ANA BIBISANA, MURUP SACAKRAWALANING PANGGILINGAN, APA KANG MALANG-MALANG ANA ING NGAREP INGSUN, MBURI KIWA TENGEN UTAWA NGUNGKUL-NGUNGKULI, LAH PADHA SUMINGGAHA, YEN NGANTI KASEBET AKU SI AJI DIPA, LEBUR DADI AWU SIRNA SAKING KERSANING ALLAH.
Mantra diucapkan sambil menahan napas serta ucapkan Hu Allah 3 x dalam hati.
Aji Dipa dipraktekkan menjelang tidur setiap hari sehingga penghuni rumah langsung otomatis terbangun bila Aji Begananda dipraktekkan. Membaca mantra dilakukan di depan pintu rumah membelakangi pintu. Semoga kita semua selalu dilindungi oleh-Nya dari kejahatan apapun juga.




AJIAN SIREP BEGANANDA
Ini ilmu para maling  atau pencuri  saat  akan melakukan aksi masuk rumah korban pada malam hari tanpa diketahui karena seluruh penghuni rumah tidak akan mampu bangun karena terlelap tidur.  Ya, para pencuri memiliki ajian ampuh yang bernama AJI SIREP BEGANANDA.
Untuk memiliki ajian hebat ini, mereka harus puasa mutih 21 hari atau 40 hari dan meneruskan dengan puasa pati geni 3 hari atau 7 hari, yang dimulai dengan hari Rabu Pon.
Mantra Aji Begananda sebagai berikut:
HONG INGSUN AMATAK AJIKU SIREP BEGANANDA KANG ANA INDRAJIT, KUMELUN NGLIMUTI ING MEGA MALANG, BUL PETENG DHEDET ALIMENGAN UPAS RACUN DARIBESI, PET PEPET KEMPUT BAWUR WORA WARI ALIWERAN TEKANE WIMASARA, KANG KATEMPUH JIM SETAN PERI PRAYANGAN, GANDARWA, JALMA MANUNGSA TAN WURUNG AMBRUK LEMES WUTA TAN BISA KREKAT, BLEK SEK TURU KEPATI SAKING KERSANE ALLAH.

Saat membaca aji, pencuri berdiri di depan rumah yang akan disirep, setelah membaca mantra, dia menunggu sesaat sambil  mengundang turunnya khodam sirep tersebut.

Untuk mengundang khodam, baca:
hong mret mret nuli tumungkul ing pratiwi
sambil menjejakkan kaki ke tanah tiga kali tanpa bernafas.

Ingin mempraktekkan  ajian ini? Sabar dulu… sebab jangan-jangan sang penghuni rumah sudah memiliki ajian penawar ajian sirep begananda yang bernama Aji Dipa.



AJIAN LAMPAH LUMPUH
Ini ajian saat berada dalam keadaan darurat dan yang tidak perlu dilakukan bila tidak sangat terpaksa. Sebab pembunuhan itu merupakan dosa yang sangat besar kecuali dilakukan untuk membela diri atau kita berada dalam kondisi peperangan untuk membela agama, bangsa dan negara dari rongrongan musuh.
Dalam khasanah ilmu-ilmu metafisika terapan yang dimiliki kaum pendekar masa lalu , ajian jenis ini yang tergolong sangat mematikan karena apabila Anda menyerang musuh dengan ajian ini, maka musuh anda akan mengalami kelumpuhan dan nyawa musuh anda akan melayang dengan sebab-sebab yang tidak terduga dalam waktu tidak lebih dari tiga hari.
Tiba-tiba musuh Anda akan dihantam energi khodam ajian anda sehingga tenaganya hilang sama sekali dan bahkan dalam beberapa kasus dia akan mengalami kecelakaan, menjadi korban pembunuhan orang lain dan sebagainya. Anda juga tidak mungkin terlacak oleh aparat kepolisian karena ulah Anda tersebut tidak bisa dibuktikan oleh hukum.
Bahkan dalam tradisi dayak meyakini, bahwa ajian jenis ini akan mematikan musuh hingga nyawanya tidak bisa direinkarnasi lagi. Ajian semacam ini juga dimiliki oleh prajurit di Malaka, SIDI ARAB saat bertempur dengan prajurit Siam, CAU PANDAN di abad 15 silam. Meskipun jarak keduanya ribuan mil jauhnya, ajian ini membuat Cau Pandan tubuhnya lumpuh, matanya tiba-tiba buta dan tewas setelah tiga hari mengalami luka dalam dan luka luar dengan pendarahan yang hebat.

Untuk memiliki ajian ini lakunya sebagai berikut:

1.     Niat dengan membaca BISMILLAH SAYA BERNIAT MEMILIKI AJIAN LAMPAH LUMPUH
2.    Tawasul: ALFATIHAH disampaikan untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarga, Nabi Khidir A.S, Syekh Abdul Qodir al Jailani.
3.    Baca mantra berikut ini: WANUKFIKHO FISHUURI FASHO’IQO MAN FISSAMAAWAATI WAMAN FIL ARDLI ILLAA MAN SYA-ALLOOHU TSUMMA NUFIKHO FIIHI UKHROO FAIDZAAHUM QIYAAMUYYANDZHURUN, W A-ASYROQOTIL ARDLU BINUURI ROBBIHAA WAWUDLI AL KITAABU WAJII-A BINNAABIYYIINA WASYSYUHADAA-I WAQUDLIYA BAINAHUM BILHAQQI WAHUM LAA YUZHLAMUN (3 x selesai sholat fardhu).
4.    Selesai membaca mantra tiupkan pada telapak tangan Anda untuk mengumpulkan energi gaib.
5.    Lakukan puasa biasa tujuh hari mulai hari RABU PON. Berbuka puasa pada jam 12 malam hanya makan kurma tujuh biji dan air putih.



CARA MENGGUNAKAN:
1.     Duduk posisi bersila
2.    Dengan keyakinan penuh, bayangkan tubuh musuh berada di depan anda duduk.
3.    Lakukan langkah mulai ajian lampah lumpuh: NIAT dengan membaca BISMILLAH SAYA BERNIAT MENJALANKAN AJIAN LAMPAH LUMPUH
4.    TAWASSUL
5.    BACA MANTRA 3 X, KUMPULKAN ENERGI DI TANGAN
6.    Pukulkan ke bagian tubuhnya yang mematikan.
7.    Tunggu dengan istiqomah lawan anda akan mengalami kematian secara cepat.

Ada kalanya, kita akan didatangi oleh utusan korban yang telah kita sakiti dan untuk meminta maaf pada kita dan kita pun memaafkan kesalahannya. Utusan tersebut meminta kita yang mengobati sebab tidak ada dukun/paranormal/ orang pintar lain yang bisa mengobati sakitnya yang sangat parah tersebut. Untuk mengobati caranya sebagai berikut:

1.     Duduk bersila di depan orang yang akan disembuhkan.
2.    Niat membaca BISMILLAH SAYA BERNIAT MENYEMBUHKAN ………(nama orang tersebut dan nama ibunya) SETELAH TERKENA AJIAN LAMPAH LUMPUH.
3.    Tawasul: ALFATIHAH disampaikan untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarga, Nabi Khidir A.S, Syekh Abdul Qodir al Jailani.
4.    Baca mantra berikut ini: WANUKFIKHO FISHUURI FASHO’IQO MAN FISSAMAAWAATI WAMAN FIL ARDLI ILLAA MAN SYA-ALLOOHU TSUMMA NUFIKHO FIIHI UKHROO FAIDZAAHUM QIYAAMUYYANDZHURUN, W A-ASYROQOTIL ARDLU BINUURI ROBBIHAA WAWUDLI AL KITAABU WAJII-A BINNAABIYYIINA WASYSYUHADAA-I WAQUDLIYA BAINAHUM BILHAQQI WAHUM LAA YUZHLAMUN (7 x).
5.    Selesai membaca mantra tiupkan pada telapak tangan Anda dan sedotlah energi gaib yang ada di tubuhnya.
6.    Selanjutnya suruh si sakit untuk menjalani pengobatan medis. Pengobatan akan memakan waktu relatif cukup lama karena sakitnya yang luar biasa.


AJIAN GENDRING SONGGO BUWONO
(MOHON HANYA DI AMALKAN UNTUK MEREKA YANG TELAH PEKA)

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM INGSUN MATEK AJI KU SONGGO BUWONO AJI PANGABARAN SAKING SANG HYANG ISMOYO SONGGO KU SONGGO LANGIT SONGGO KU SONGGO BUMI SONGGO KU SONGGO SAMUDERO PLAWESAN JOYO WINANGUN DUGDENG ADI JOYO SONGGO DUNYO ING SUMIRAB BADANINGSUN KALIMAH SUCI KALIMOSODO LAILAHAILALLAHU MUHAMMADARASULULLAH

LAKU PERASUKAN ILMU:

Bagi mereka yang telah peka cukup dibaca sebanyak 77x setiap jam 12 malam (7 hari) Jika ingin berkomunikasi dengan khodam keilmuan ini silahkan lakukan langkah berikut:

1.     Baca Fatihah untuk Nabi Muhammad SAW (7 kali)
2.    Baca Fatihah untuk Malaikat muqorrobin (7 kali)
3.    Baca Fatihah untuk Syech Abdul Qodir Jailany (7 kali)
4.    Baca Fatihah untuk Kanjeng Ibu Ratu Kencana Sari (7 kali)
5.    Baca Fatihah untuk Kanjeng Sunan Kalijogo (7 kali)
6.    Baca Fatihah untuk Prabu Angling Dharma (7 kali) 
7.    Untuk selanjutnya biarkan khodam ilmu ini yang membimbing anda.





AJIAN GELAP NGAMPAR DAN AJIAN LEMBU SEKILAN

Melongok Tanah Jawi masa silam, kita akan tahu bahwa di dalam sejarahnya, di Jawa yang tidak pernah sepi dari konflik baik berupa intrik terbuka maupun peperangan, memaksa setiap wong Jowo untuk mempersiapkan diri dari bahaya baik dari dalam maupun dari luar.Bisa dikatakan Sejarah Jawa adalah sejarah perjuangan manusia untuk bisa hidup damai, tentram dan bahagia namun juga harus bersiap menghadapi segala tantangan. Sikap nrimo dan pasrah itu perlu, namun yang juga perlu adalah bahwa manusia Jawa adalah manusia yang siap untuk struggle for survive (bertahan hidup) di tengah berkecamuknya kepentingan yang berbeda-beda. Itu sebabnya, di Jawa memiliki ilmu-ilmu kesaktian hampir bisa dipastikan menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari hidup seseorang.
Salah satu orang Jawa yang terkenal kesaktiannya adalah Raden Rangga. Siapa dia? Raden Rangga adalah anak satu-satunya Panembahan Senopati dan Ratu Kali Nyamat. Sejak kecil hingga remaja, Raden Rangga sudah bakat menjadi pendekar sakti dan tangguh. Sayangnya, dia memiliki watak buruk yaitu pemarah dan suka memukul.
Suatu ketika seorang pendekar pilih tanding dari Banten datang untuk menantang adu kesaktian Panembahan Senopati, sang ayah yang juga pendiri dinasti Mataram ini. Raden Rangga tahu kedatangan pendekar Banten ini dan meminta pada Panembahan Senopati agar dirinya saja yang menghadapi. Permintaan dari sang anak pun dituruti sekaligus untuk mengetahui sampai seberapa hebat ilmu kesaktian Raden Rangga.
Adu kekuatan pun terjadi antara Raden Rangga vs Pendekar Banten. Mulai menggunakan tenaga biasa hingga tenaga dalam tingkat tinggi. Akhirnya, dengan pukulan tenaga dalam, sang pendekar Banten tewas berkalang tanah.
Raden Rangga memiliki segudang ilmu kesaktian. Salah satunya adalah kekuatan jari tangannya untuk menusuk-nusuk batu. Batu yang keras terasa oleh Raden Rangga seperti menusuk tanah lunak. Suatu ketika, dia diperintahkan oleh sang ayah untuk berguru ke Ki Juru Martani. “Aku ini sudah sakti mandraguna, tapi kenapa masih diperintahkan untuk berguru ke eyang Juru, saya akan mendapatkan apa?” begitu katanya dalam hati.

Singkatnya, Raden Rangga pun menurut dan pergi menghadap Ki Juru Martani. Sesampai di depan rumah Ki Juru yang ada masjid kecil di teras, dia terpaksa menunggu. Sebab Ki Juru sedang sholat dhuhur. Raden Rangga pun duduk di trap mesjid yang terbuat dari batu kumalasa dan iseng jarinya ditusuk-tusukkan. Batu itu pun berlobang-lobang.
Usai sholat, Ki Juru keluar masjid. Dia langsung menyapa Raden Rangga. “Cucuku, apa jarimu tidak sakit menusuk batu yang keras itu?” Seketika itu pula, batu itu menjadi keras dan kesaktian Raden Rangga hilang seketika. “Benar kata ayah bahwa saya harus berguru pada panjenengan eyang Juru Martani. Saya sadar, orang muda seperti saya tidak boleh menyombongkan ilmu kesaktian pada orang yang lebih tua”
Ki Juru Martani kemudian mengajari raden Rangga berbagai ilmu kesaktian. Salah satu yang diajarkannya adalah AJI LEMBU SEKILAN. Ajian ini untuk menghadapi lawan di dalam peperangan. Senjata tajam dan tumpul tidak akan mampu melukai tubuh bagi pemilik ajian ini. Untuk melakukan penyerangan pukulan, AJI LEMBU SEKILAN sangat efektif karena bisa melipat gandakan tenaga ratusan kali tenaga biasa.
Bagi para pendekar yang ingin memiliki ajian ini, dia tidak boleh memanggil lembu (sapi) dan tidak diperkenankan memakan dagingnya. Dia harus menjalani laku berupa puasa 40 hari hanya makan dedaunan yang dikulup dengan bumbu garam. Minumnya air kendi dan apabila sudah selesai 40 hari lalu dia kemudian erlu nglowong tiga hari tiga malam mulai hari Kamis Wage. Cara matek aji ini yaitu membaca mantra di bawah ini:
NIAT INGSUN AMATEK AJIKU SI LEMBU SEKILAN,
ROSULKU LUNGGUH IBRAHIM NGINEP BABAHAN,
KEP KAREKEP BARUKUUT KINEMULAN WESI KUNING,
WESI MEKAKANG, SECENGKANG SAKILAN SADEPO,
SAKEHING BROJO ORA NEDHASI BEDIL PEPET MRIYEM
BUNTU TAN TUMOMO SONGKO KERSANING ALLAH.

Seketika itu pula daya gaib ajian ini bekerja. Raden Rangga juga dibekali ajian penutup yang sangat hebat. Nama ajian pemberian Ki Juru Martani ini adalah Ajian Gelap Ngampar. Ajian yang konon milik salah seorang sahabat Rasulullah, yaitu Baginda Ali ini untuk menghadapi peperangan massal. Sekali matek aji dan berteriak maka nyali musuh akan ciut dan mereka akan buyar lari tunggang langgang ketakutan. Pendekar pemilik Ajian Gelap Ngampar sangat ditakuti karena tubuhnya kebal senjata dan memiliki mata yang bisa memancarkan sinar sangat kuat sampai yang dilihat terbakar.

Cara mendapatkan Ajian Gelap Ngampar ini dituturkan Ki Juru Martani sebagai berikut:
1.     “Puasa mutih 40 hari, makan hanya sekali tiap 12 malam.
2.    Setelah puasa selesai, maka dia harus nglowong (tidak tidur dan begadang di luar rumah) selama 7 hari 7 malam dan mulai puasa pada hari sabtu Kliwon”
3.    Ajian ini otomatis bekerja bila dalam peperangan sang pendekar membaca mantra di bawah ini:

“NIAT INGSUN AMATEK AJIKU SI GELAP NGAMPAR,
GEBYAR-GEBYAR ONO ING DADAKU,
ULO LANANG GULUKU
MACAN GALAK ONO RAIKU
SURYO KEMBAR ONO NETRAKU
DURGODEG LAK ONO PUPUKU,
GELAP NGAMPAR ONO PANGUCAPKU
GELAP SEWU SUWARAKU
YO AKU SI GELAP NGAMPAR”

Demikian sedikit sejarah dua ajian dahsyat unggulan para pendekar Jawa masa silam ini. Tidak salah kita belajar berbagai ilmu kesaktian dengan harapan agar kita semakin bijaksana bahwa samudra ilmu Tuhan begitu luasnya. Sementara ilmu manusia hanya memiliki sedikit ilmu seperti setitik air saja. Namun, setitik air ilmu itu pun bila dimanfatkan secara optimal dengan tujuan luhur akan mendatangkan berkah. Berbagai ilmu ajian warisan para leluhur ini pun bisa mendatangkan manfaat yang besar. Misalnya, untuk menghadapi kejahatan yang kini semakin banyak terjadi, atau menghadapi bahaya musuh yang mengancam wilayah negara kita. Wallahu a’lam.





AJIAN WELUT PUTIH

Ini ajian yang sangat bermanfaat di dalam peperangan membela tanah air. Para pejuang kita dulu banyak mengamalkan ajian ini agar selamat dari kejaran dan mampu meloloskan diri dari kepungan serta tawanan musuh dengan selamat.  Sekarang, yang tragis ajian ini kebanyakan malah dimiliki oleh para maling dan perampok yang terampil untuk meloloskan diri dari kejaran masyarakat dan polisi.

Cara mengamalkan ajian ini sebagai berikut: Puasa mutih 7 hari 7 malam dan patigeni 3 hari 3 malam. Mulai puasa pada Jum’at Pahing.  Mantranya:

INGSIN AMATEK AJIKU SI WELUT PUTIH, ARSO MROSOT SAJRONING WATU, MROSOT KERSANING ALLAH.

Mantra ini dibaca ketika berada di dalam situasi bahawa dan dikepung musuh. Maka otomatis ajian akan bekerja. Kita akan mampu meloloskan diri karena tiba-tiba terbuka jalan-jalan rahasia dan gaib di depan kita dengan segera.





AJIAN PANCASONA

Rahwana adalah tokoh antagonis simbol kejahatan musuh Sri Rama, penjelmaan Dewa Wisnu simbol kebaikan. Ia Raja Alengka yang berjenis raksasa yang digambarkan memiliki sepuluh kepala, menunjukkan bahwa ia memiliki banyak pengetahuan duniai serta kebijaksanaan. Karena punya sepuluh kepala ia diberi nama “Dasamukha” (bermuka sepuluh), “Dasagriva” (berleher sepuluh) dan “Dasakanta” (berkerongkongan sepuluh). Ia juga memiliki dua puluh tangan, menunjukkan kesombongan dan kemauan yang tak terbatas. Dalam sastra Hindu Ramayana, dipaparkan Ibu Rahwana bernama Kaikesi, seorang puteri Raja Detya bernama Sumali. Sumali memperoleh anugerah dari Brahma sehingga ia mampu menaklukkan para raja dunia. Sumali berpesan kepada kaikesi agar ia menikah dengan orang yang istimewa di dunia.
Di antara para resi, kaikesi memilih Wisrawa sebagai pasangannya. Wisrawa memperingati kaikesi bahwa bercinta di waktu yang tak tepat akan membuat anak mereka menjadi jahat, namun kaikesi menerimanya meskipun diperingatkan demikian. Akhirnya, Rahwana lahir dengan kepribadian setengah brahmana, setengah rakshasa. Saat lahir, Rahwana diberi nama “Dasanana” atau “Dasagriwa”, dan memiliki sepuluh kepala. Beberapa alasan menjelaskan bahwa sepuluh kepala tersebut adalah pantulan dari permata pada kalung yang diberikan ayahnya sewaktu lahir, atau ada yang menjelaskan bahwa sepuluh kepala tersebut adalah simbol bahwa Rahwana memiliki kekuatan sepuluh tokoh tertentu.
Saat masih muda, suatu ketika Rahwana bertapa memuja Dewa Brahma selama bertahun-tahun. Karena berkenan dengan pemujaannya, brahma muncul dan mempersilakan Rahwana mengajukan permohonan. Mendapat kesempatan tersebut, Rahwana memohon agar ia hidup abadi, namun permohonan tersebut ditolak oleh Brahma. Sebagai gantinya, Rahwana memohon agar ia kebal terhadap segala serangan dan selalu unggul di antara para dewa, makhluk surgawi, rakshasa, detya, danawa, segala naga dan makhluk buas. Karena menganggap remeh manusia, ia tidak memohon agar unggul terhadap mereka. Mendengar permohonan tersebut, Brahma mengabulkannya, dan menambahkan kepandaian menggunakan senjata dewa dan ilmu sihir.
Dengan kekuatan yang diperolehnya, Rahwana melakukan penyerangan untuk menaklukkan ras manusia, makhluk jahat (asura – rakshasa – detya – danawa), dan makhluk surgawi. Setelah menaklukkan Patala (dunia bawah tanah), ia mengangkat Ahirawan sebagai raja. Rahwana sendiri menguasai ras asura di tiga dunia. Karena tidak mampu mengalahkan Wangsa Niwatakawaca dan Kalakeya, ia menjalin persahabatan dengan mereka. Setelah menaklukkan para raja dunia, ia mengadakan upacara yang layak dan dirinya diangkat sebagai Maharaja. Oleh karena Kubera telah menghina tindakan Rahwana yang kejam dan tamak, Rahwana mengerahkan pasukannya menyerbu kediaman para dewa, dan menaklukkan banyak dewa. Lalu ia mencari Kubera dan menyiksanya secara khusus.
Dengan kekuatannya, ia menaklukkan banyak dewa, makhluk surgawi, dan bangsa naga. Selain terkenal sebagai penakluk tiga dunia, Rahwana juga terkenal akan petualangannya menaklukkan para wanita. Rahwana memiliki banyak istri, yang paling terkenal adalah Mandodari, putera Mayasura dengan seorang bidadari bernama Hema. Ramayana mendeskripsikan bahwa istana Rahwana dipenuhi oleh para wanita cantik yang berasal dari berbagai penjuru dunia. Dalam Ramayana juga dideskripsikan bahwa di Alengka, semua wanita merasa beruntung apabila Rahwana menikahinya. Dua legenda terkenal menceritakan kisah pertemuan Rahwana dengan wanita istimewa. Wanita istimewa pertama adalah Wedawati, seorang pertapa wanita.
Wedawati mengadakan pemujaan ke hadapan Wisnu agar ia diterima menjadi istrinya. Ketika Rahwana melihat kecantikan Wedawati, hatinya terpikat dan ingin menikahinya. Ia meminta Wedawati untuk menghentikan pemujaannya dan ia merayu Wedawati agar bersedia untuk menikahinya. Karena Wedawati menolak, Rahwana mencoba untuk melarikannya. Kemudian Wedawati bersumpah bahwa ia akan lahir kembali sebagai penyebab kematian Rahwana. Setelah berkata demikian, Wedawati membuat api unggun dan menceburkan diri ke dalamnya. Bertahun-tahun kemudian ia bereinkarnasi sebagai Sita, yang diculik oleh Rahwana sehingga Rama turun tangan dan membunuh Rahwana.
Tindakan Rahwana mengundang kemarahan Rama. Dengan bantuan dari raja wanara bernama Sugriwa, Rama menggempur Alengka. Untuk mengantisipasi serangan Rama, Rahwana mengirimkan pasukan terbaiknya yang dipimpin oleh raksasa-raksasa kuat. Serangan pertama dilakukan oleh Hanoman pada saat ia datang ke Alengka sebagai mata-mata untuk menemui Sita. Dalam pertempuran tersebut, putera Rahwana yang bernama Aksayakumara gugur. Dalam pertempuran selanjutnya, para menteri dan kerabat Rahwana gugur satu persatu, termasuk Indrajit putera Rahwana dan Kumbakarna adik Rahwana.
Pada hari pertempuran terakhir, Rahwana maju ke medan perang sendirian dengan menaiki kereta kencana yang ditarik delapan ekor kuda terpilih. Ketika ia keluar dari Alengka, langit menjadi gelap oleh gerhana matahari yang tak terduga. Beberapa orang berkata bahwa itu merupakan pertanda buruk bagi Rahwana yang tidak menghiraukannya sama sekali. Pertempuran terakhir antara Rama dengan Rahwana berlangsung dengan sengit. Pada pertempuran itu, Rama menaiki kereta Indra dari sorga, yang dikemudikan oleh Matali. Setiap Rama mengirimkan senjatanya untuk menghancurkan Rahwana, raksasa tersebut selalu dapat bangkit kembali sehingga membuat Rama kewalahan.
Untuk mengakhiri riwayat Rahwana, Rama menggunakan senjata Brahmastra yang tidak biasa. Senjata tersebut menembus dada Rahwana dan merenggut nyawanya seketika. Dalam mitologi Ramayana, diceriterakan bahwa Rahwana tidak mampu dibunuh meski badannya dihancurkan sekalipun, sebab ia menguasai ajian Rawarontek serta Pancasona. Untuk mengakhiri riwayat Rahwana, Rama menggunakan senjata sakti yang dapat berbicara bernama Kyai Dangu. Senjata tersebut mengikuti kemana pun Rahwana pergi untuk menyayat kulitnya. Setelah Rahwana tersiksa oleh serangan Kyai Dangu, ia memutuskan untuk bersembunyi di antara dua gunung kembar. Saat ia bersembunyi, perlahan-lahan kedua gunung itu menghimpit badan Rahwana sehingga raja raksasa itu tidak berkutik.
Menurut cerita, kedua gunung tersebut adalah kepala dari Sondara dan Sondari, yaitu putera kembar Rahwana yang dibunuh untuk mengelabui Sita. Demikian sedikit kisah kesaktian Rahwana. Sebagaimana ajian lainnya yang sudah mengalami modifikasi dari era Hindu ke era Islam, ajian pancasona juga mendapat sentuhan nafas Islam.
Syarat lakunya: Puasa sunnah Senin dan Kamis selama 7 bulan. Setelah selesai 3 hari berikutnya dilanjutkan puasa sunnah 40 hari. Malam terakhirnya hari ke 41-nya patigeni sehari semalam (tidak makan, tidak tidur) dalam keadaan suci dari hadats besar dan kecil. Selama puasa setiap selesai sholat fardhu ajian dibaca 21 kali. Malamnya melakukan sholat sunat hajat, memohon ajian ini. Setelah selesai ajiannya dibaca sebanyak 75 kali. Sebelum mengerjakan sholat sunat hajat diwajibkan mandi keramas yang airnya sudah diberi mantra keramas 21 kali. Setelah selesai mengerjakan puasa, setiap hari sehabis sholat mantranya dibaca 3 kali. Mantranya sebagai berikut:

“BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM, NIYAT INGSUN AMATEK AJIKU AJI PANCASONA, ANA WIYAT JRONING BUMI, SURYA MURUB ING BANTALA, BUMI SAP PITU, ANELAHI SABUWANA, RAHINA TAN KENA WENGI, URIP TAN KENANING PATI, INGSUN PANGAWAK JAGAD, MATI ORA MATI, TLINCENG GENI TANPA KUKUS, CENG, CLELENG 2X KASANGGA IBU PERTIWI, TANGKI DEWE, URIP DEWE ANING JAGAD, MUSTIKA LANANGING, JAYA, HEM, AKU SI PANCASONA, RATUNE NYAWA SAKALIR


AJIAN MALIH RUPA

Kekuatan ilmu ini mampu mengelabui pandangan musuh. Cara menguasainya...? Suatu ketika, di pinggiran hutan yang lebat, tatkala Kanjeng Sunan Kalijaga tengah melakukan perjalanan syiar Islam, ia dicegat oleh segerombolan perampok yang sudah terkenal kekejamannya. Dengan polos wali yang juga dikenal sebagai Syech Malaya ini mengatakan bahwa dirinya tak memiliki harta yang layak. Tetapi apa lacur, pemimpin perampok itu tak mempercayainya. Bahkan dengan garang ia memerintahkan anak buahnya untuk menggeledah.
Mendapat perlakuan yang tidak senonoh, Sunan Kalijaga hanya tersenyum. Ia bertekad untuk memberi pelajaran kepada para perampok itu agar kembali ke jalan yang benar. Manakala mereka mulai mendekat, dengan tenang Kanjeng Sunan Kalijaga mengibaskan kain panjang yang tersampir di pundaknya. Dan apa yang terjadi, tenaga kibasan itu ternyata mampu membuat para perampok porak-poranda.
Melihat kejadian itu, Ki Jaghana, sang pemimpin perampok menjadi berang. Ia langsung memasang kuda-kuda dan bersiap-siap menyerang Kanjeng Sunan Kalijaga dengan pedangnya. Dengan gerakan yang garang, ia mulai mendekati sasarannya. Sekali ini, Sunan Kalijaga merapalkan ilmu Malih Rupa. Begitu usai, mendadak tubuh Kanjeng Sunan Kalijaga telah berada tak jauh dari Ki Jaghana. Ki Jaghana semakin bernafsu. Dengan teriakan keras ia langsung menyabetkan pedangnya ke tubuh Sunan Kalijaga. Aneh, Kanjeng Sunan Kalijaga tak menghindar. Ia membiarkan pedang yang demikian tajam itu menghantam tubuhnya.
Melihat kejadian itu, sudah barang tentu membuat para pengikut Ki Jaghana menjadi berang. Dengan ganas salah seorang anak buah Ki Jaghana melabrak. Begitu ia akan melompat, sebuah tangan yang halus telah menahan gerakannya. Tangan Kanjeng Sunan Kalijaga. Belum sempat ia membuka mulut, dengan penuh wibawa Kanjeng Sunan Kalijaga berkata, "Jangan panik, yang diserang hanyalah pohon asam. Bukan aku!"  Ketika anak buah Ki Jagahana ini akan bertanya lebih jauh, terdengar suara lembut Kanjeng Sunan Kalijaga menambahkan, "Jika ingin tahu, pejamkanlah matamu. Lihatlah dengan mata batinmu. Maka engkau akan tahu apa yang terjadi."
Beberapa anak buah Ki Jaghana pun melakukan apa yang disarankan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga. Dan apa yang terjadi, mereka melihat, dengan membabi buta Ki Jaghana yang merasa membabatkan pedangnya ke tubuh Sunan Kalijaga itu ternyata hanya menetakkan pedangnya ke batang pohon asam. Karena tubuh yang ditebas tak juga roboh, akhirnya Ki Jaghana kehabisan tenaga. Dan ia menjadi terkejut bercampur malu, tatkala Kanjeng Sunan Kalijaga mulai mencabut ilmunya, ternyata ia hanya menetak sebatang pohon asam. Akhirnya, Ki Jaghana menyerah dan menyatakan taubat serta memeluk agama Islam yang disebarkan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga.
Itulah kisah kehebatan Ilmu Malih Rupa. Ilmu-ilmu yang pernah dimiliki oleh para wali atau para linuwih pada zamannya itu ternyata tak lekang dimakan zaman. Buktinya, walau dengan diam-diam banyak orang yang masih mempelajarinya.
Agar para pembaca tidak penasaran, di bawah ini saya sertakan mantra Ilmu Malih Rupa yang sangat dahsyat itu:
SANG MULYO LANGGENG,
URIP DZAT SAMPURNO AKU,
HU ALLAH...." (Baca 3 kali).

Sedangkan persyaratan atau tata cara untuk mendalami ilmu ini adalah sebagai berikut:
- Mandi keramas pada tengah hari.
- Melakukan sholat hajat khusus (dengan permohonan agar bisa menguasai Ilmu Malih Rupa).
- Puasa ngebleng selama 3 hari 3 malam, yang tiap malamnya mantraNYA harus dibaca sebanyak 99 kali.

Bila puasa ini sudah dijalani maka tiap hari mantra ini cukup dibaca 3 kali saja. Demikian kajian ilmu Malih Rupa yang merupakan warisan Kanjeng Sunan Kalijaga atau Syech Malaya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan para pembaca tentang keampuhan ilmu kadigjayaan peninggalan para leluhur.




AJIAN PANGLIMUNAN MENGHILANG DARI PANDANGAN MATA

Diciptakan untuk dijalani. Diciptakan untuk dicoba dan berhasil. Inilah prinsip siswa perguruan olah batin. Bagaimanapun juga diciptakannya banyak ajian oleh para leluhur kita dulu tidak hanya untuk menjadi perbendaharaan ilmu kesaktian saja. Namun, berbagai ajian itu diciptakan agar dilakoni/dijalani dan memberikan kemanfaatan.
Pada suatu kurun waktu, adalah sebuah suratan takdir bila seseorang harus mengalami sebuah kejadian yang tidak diharapkannya. Misalnya, apa yang dialami oleh nenek atau kakek kita dulu, atau simbahnya kakek atau nenek kita dulu. Kalau di suruh memilih, mungkin mereka akan memilih hidup di jaman sekarang yang serba enak dan mudah. Namun, karena takdir akhirnya mereka harus dilahirkan pada jaman peperangan, jaman sengsara, jaman dimana seleksi alam berlaku: yang kuat akan menang dan yang lemah akan kalah. Dalam khasanah perbendaharaan ilmu kesaktian Jawa, kita mengenal Aji Panglimuman.
Pemilik ajian ini benar-bila bisa menghilang dari pandangan mata sehingga tidak bisa dideteksi keberadaannya. Para pendekar yang memiliki aji panglimunan dipastikan mereka yang ilmu kesaktiannya sudah sampai tataran tinggi. Olah rasa/batinnya sudah benar-benar bisa dibuktikan. Sebab ajian ini sebenarnya untuk njangkepi/melengkapi semua ajian yang sudah ada. Ajian panglimunan adalah jenis ajian yang tidak digunakan untuk menyerang, namun untuk menghindar dari serangan fisik dan metafisik.Maka sifat Aji panglimunan ini adalah untuk bertahan dan menjauh tanpa diketahui oleh pihak lawan.
Meskipun begitu, Aji Panglimunan juga bisa digunakan untuk memasuki wilayah-wilayah musuh untuk mencuri informasi penyerangan. Maka ajian ini cocok untuk para telik sandi namun tidak boleh digunakan untuk mencuri. Sebab, bila digunakan untuk mencuri untuk kepentingan pribadi, maka si pemiliknya akan mendapatkan celaka. Untuk mendapatkan ajian langka ini, para murid paguron harus melaksanakan laku sebgai berikut: Puasa ngebleng 7 hari 7 malam, dimulai pada hari Selasa Kliwon. Mantra ajian ini sebagai berikut:
“SIR ORA KATON, SIREP BERKAT SAKING NABI MUHAMMAD LA ILLAHA ILLALLAHU YAHU ANTA ANTA HEM, IYO IYO HUM NASRUM HU ALLAH”




Setelah usai menjalani laku, pagi harinya saat matahari terbit para murid ini merapalkan mantra aji panglimunan dan membuktikan apakah mereka sudah bisa menghilang dengan cara melihat bayangannya sendiri. Tanda-tanda ajian ini sudah bekerja dengan baik adalah bila tubuhnya sudah tidak ada bayangannya lagi. Ini artinya mata manusia biasa sudah tidak bisa melihat dirinya lagi. Namun, bila belum berhasil menghilangkan tubuh, itu berarti dia masih belum menguasai aji panglimunan dan harus kembali menjalani laku puasa ngebleng dari awal.
Bila sudah berhasil menguasai ajian hebat ini termasuk juga ajian lin, oleh para leluhur kita disarankan untuk menggunakannya dengan bijaksana yang disertai dengan sikap rendah hati dan mampu menguasai emosi sebaik-baiknya. Bhirawa Anoraga: Perkasa tapi rendah hati. Sebab sebaik-baik manusia adalah manusia yang berbudi luhur dengan memeri kemanfaatan pada sesama, mengayomi/melindungi mereka yang lemah dan tidak menebar permusuhan. Kebaikan pasti akan mengalahkan kejahatan. “Suradira jayadiningrat, lebur dening pangastuti.”                                        



AJI RAJAH KALACAKRA –

Rajah Kalachakra merupakan senjata ghoib yang bisa untuk membinasakan musuh yang sakti. Rajah inipun juga bisa untuk pagaran tubuh, pagaran rumah dan lain-lainnya. Biasanya rajah ini berupa sinar berputar dan terletak didada pemiliknya. Bagi yang sudah bisa melihat alam ghoib, akan bisa melihat ujud rajah ini.

Hong Wilaheng, Sang Hyang Kala Kang Katon, Sun Umadep , Sun Umarep, Singkir Sumingkir, Keno Sanjoto Prabu Kreshno

YOMOROJO….. JOROMOYO
Siapa yang menyerang berbalik menjadi belas kasihan
YOMORANI……. NIROMOYO
Siapa datang bermaksud buruk, malah menjauhi
YOSILOPO ……  POLOSIYO
Siapa yang membuat lapar malah akan memberi makan
YOMIDORO ….. RODOMIYO
Siapa memaksa malah akan memberi keleluasaan / Kebebasan
YOMIDOSO ….. SODOMIYO
Siapa membuat dosa, berbalik membuat jasa
YODOYUDO …..  DOYUDOYO
Siapa memerangi berbalik jadi Damai
YOSIYOCO ……. COYOSIYO
Siapa yang membuat celaka berbalik membuat sehat dan sejahtera
YOSIHOMO …… MOHOSIYO
Siapa yang membuat rusak berbalik menjadi membangun dan saying

RAHAYU – RAHAYU – RAHAYU – SORAK HAYU

Untuk memulai ilmu ini baca:

SANG HYANG SUKMO SEJATI RAJA KALACAKRA INGKANG KULO WAOS NYUWUN BAROKAH PADUKO INGKANG DADOS KEKUJENGAN.

Selanjutnya baca mantra:

“YAMAROJA JAROMAYA, YAMARANI NIRAMAYA, YASILAPA PALASIYA, YAMIDORO RODOMIYA, YAMIDOSA SADOMIYA, YADAYUDA DAYUDAYA, YASIYACA CAYASIYA, YASIHAMA MAHASIYA”

Cara untuk mendapatkan ajian ini adalah melaksanakan puasa 3 hari. Hari terakhir melakukan patigeni. Mantra dibaca 313 kali pada malam hari ketika sedang berpuasa. Sesudah puasa mantra dibaca 3 kali tiap hari. Untuk menggunakan ajian ini, mantra cukup dibaca sekali dan niatkan dalam hati apa yang dikehendaki.

BANYAK VERSI

Banyak versi dari mana rajah kalacakra ini berasal. Di dalam khasanah Hindu Budha juga sudah lama dikenal. Di dalam Buddhisme dikenal “Kalachakra Vajra” yang konon sudah ada sejak zaman Arya Sakyamuni Buddha saat membabarkan Dharma/Ajaran Kebenaran. Kalachakra Vajra merupakan satu dari lima Maha Vajrasatva atau pelindung Dharma Rahasia dan Para Penekunnya. Kalachakra secara filosofis bermakna roda raksasa simbol waktu.

Roda raksasa di dalam waktu bisa melahirkan dan menumbuhkan segalanya, seluruh insan, seluruh makhluk dunia, semuanya dihasilkan di dalam roda raksasa dari waktu, tumbuh, kuat, lemah, kemudian, mati, semuanya di dalam roda raksasa dari waktu. Kalachakra mengendalikan waktu tiada awal, semuanya berada di dalam lingkup kendali-Nya, termasuk waktu dan ruang. Semua pembentukan ruang, juga dikendalikan oleh Kalachakra, seperti matahari, bulan, 9 planet besar, seluruh bintang di alam semesta, tanah, air, api, angin, semuanya di dalam kendali Kalachakra.

Keberhasilan memahami “Kalachakra” bebarti mampu menguasai tanah, air, api, dan angin hingga mencapai tingkat “Buddha Kalachakra”. Di dalam proses bersadhana akan dihasilkan kedayagaiban yang berasal dari tanah, air, api, dan angin alam semesta. Dengan melatih “Kalachakra” berarti melatih tanah, air, api, dan angin, karena kita sudah menyatu dengan yoga tanah, air, api, dan angin alam semesta kekuatan sadhana kita sendiri. Sehingga kita bisa mengendalikan gempa bumi, mengendalikan gunung berapi, mengendalikan kadar hujan, mengendalikan angin topan dan petir.

VERSI LAIN

Rajah Kalacakra ditempelkan pada pintu-pintu rumah. Pembuatan Rajah Kalacakra Balik adalah menulis huruf hanacaraka secara terbalik urutannya, dimulai dengan nga ta ba ga ma sampai ka ra ca na ha dilakukan dengan cara sebagai berikut :

* Ditulis melingkar diatas lempengan emas,
* Sebelumnya melakukan puasa selama 40 hari, hanya berbuka sekali pada tengah malam saja,
* Pati geni selama sehari semalam penuh,
* Lempengan emas yang sudah menjadi rajah di tanam pada tembok atau ditanam pada tanah. Penanaman ini dilakukan dengan cara sunduk sate.
* Penulisan huruf dengan aksara Jawa.

Rajah Kalacakra ditulis pada kain atau kertas yang berwarna putih kemudian ditempel pada tembok atau pintu depan rumah. Penggunaan warna tinta dengan menggunakan dua warna, misalnya hitam dan merah. Dalam menulis rajah ini, dengan syarat-syarat sebagai berikut :

* Melakukan puasa selama 21 hari,
* Setiap jam 1 malam harus membakar dupa selama puasa.

Wallahu’al’lam.



AJI BRAJAMUSTI

Dizaman dulu aji Brajamusti adalah aji kebanggan para pendekar. Kerana aji Brajamusti ini merupakan perisai badan yang ampuh sekali. Orang yang mempunyai aji brajamusti mempunyai kekuatan badan dan kekuatan ghaib yang tidak ada tandinggannya. Maka orang yang memiliki tidak bisa menggunakan aji brajamusti kalau tidak dalam keadaan terpaksa. Sebab kalau digunakan sembarangan bisa membahayakan lawan. Kegunaan aji brajamusti selain untuk mengisi kekuatan badan dan tangan, aji barajamusti juga sebagai aji kekebalan terhadap berbagai macam senjata tajam. Senjata yang ampuh bagaimanapun kalau terkena aji brajamusti pasti akan tawar, tak bertuah.
MANTRA;

INGSUN AMATAK AJIKU SI BROJOMUSTI KANG ANENG
PERINGGONDANI, PURUBOYO, OTOTKU KAWAT
BALUNGKU PARON,DAGINGKU WOJO,
HEH AKU PURUBOYO RATUNING WESI KABEH,
SAKEHING BROJO NGLUMPUK DADI KAPUK
TAN ONO SING TUMOMO ING BADANKU

CARALAKU;
puasa 7 hari 7 malam,dimulai pada hari selasa kliwon
mantra dibaca ketika berhadapan dengan lawan,manfaat ilmu ini adalah untuk tameng diri kita agar kebal dari senjata,amalkan dengan penuh keyakinan Insya Allah terujud apa yang anda inginkan
semoga bermanfaat bagi anda.





AJI BANDUNG BONDOWOSO

Seperti halnya aji Brajamusti, aji Bandung Bondowoso juga mempunyai khasiat yang luar biasa hebatnya. bagi orang yang mengamalkan aji Bandung Bodowoso akan mempunyai kekuatan badan yang mentakjubkan. Barang yang mustahil bisa diangkat dengan kekuatan manusia, maka dengan aji Bandung Bodowoso barang itu dapat diangkat dengan mudah. Bahkan lebih dari itu dengan aji ini orang bisa menagkis tanpa cidera semua senjata tajam. Senjata tajam akan terpental dengan sendirinya bila mengenai badannya.

Sejatinya, ajian bandung bondowoso dapat dimiliki oleh setiap orang yang memiliki kesungguhan dan niat tulus. Ajian ini dapat dipelajari sendiri tapi harus didampingi guru berpengalaman yang juga sudah memiliki ajian ini.
Untuk amalan yang harus dilakukan, beliau menyebutkan bahwa kita harus melaksanakan
1.     puasa selama 30 hari dimulai pada Sabtu Kliwon bulan Suro,
2.    kemudian dilanjut dengan puasa ngebleng 7 hari, dan
3.    puasa patigeni di hari terakhir.
4.    Selama melakukan tirakat, kita diharuskan banyak berdzikir, melaksanakan sholat wajib dan sunah, dan memohon kepada Gusti agar diberikan amanah untuk memiliki ajian bandung bondowoso ini.
5.    Di akhir tirakat, guru Anda akan menurunkan ilmunya melalui upacara “Ngobong Nyowo”. Upacara ini dilakukan pada malam Senin Pahing di tengah tanah lapang. Upacara ini dilakukan dengan maksud agar jiwa Anda siap memikul amanah untuk memiliki ajian bandung bondowoso, tidak bersifat tinggi hati, dan dapat menggunakan ajian ini hanya ketika benar-benar dibutuhkan. Setelah melakukan upacara Ngobong Nyowo, setiap kali Anda mengalami gangguan atau kesusahan, bacalah mantra ajian bandung bondowoso dibawah ini, tak berselang lama Anda akan melihat ribuan jin yang tunduk di hadapan Anda, siap membantu, dan menerima titah dari mulut Anda. Yang jelas, di saat seperti itu Anda harus memerintahkan sesuatu yang sifatnya baik dan tidak merugikan orang, karena jika tidak, nyawa Andalah yang menjadi taruhannya.

"SUN MATEK AJI, AJIKU BANDUNG BONDOWOSO, KANG MENGKONI RATUNING WESI, KULITKU TEMBAGA, DAGINGKU WOJO, OTOTKU KAWAT, BALUNGKU WESI, BAYUKU RASA, DENGKULKU PARON, HEH, YA AKU BANDUNG BONDOWOSO, RATUNING GEGAMAN TAN ONO, TUMONO ING BADANKU."

Nah, itulah informasi tentang ajian bandung bondowoso yang dewasa ini kian punah dan mulai ditinggalkan. Semoga dengan membaca artikel ini, wawasan kita semakin bertambah sehingga bisa melestarikannya untuk anak dan cucu kita kelak. Semoga bermanfaat.


AJI BADA’ TUBI

Sebenarnya aji Bada' Tubi ini merupakan aji kekebalan yang tak kalah dengan aji Tameng Waja atau Blabak Pengantolan. Bahkan aji ini mempunyai kelebihan untuk bertempur. Ilmu kontak Bada' Tubi bisa membikin lawan kaku seperi patung (terkunci).

MANTRA AJIAN BADA’ TUBI:

“BADA’ TUBI BISMILLAH RUHI BIHIH TADAT,
ILA KAYFI ASSRORI BI BA’YINIHIN THOOWAT,
NARUDHU BIKAL A’DA MIN KULLI,
WIJHATIN WABIL ISMI TARMIHIM,
MINAL BU’DI BI SYATAT,
WA ASHMIM, WA ABKIM,
TSUMA A’MI A’DUWI WA A’DUWANA,
WA AH KRISHUM,
YA ZALJALALI BIHU US HAMAT”

Tata cara :Puasa 40 hari (pusa sunnah). Sepanjang puasa sholat fardhu dibaca 77 kali. Usai sholat hajat di baca sebanyak mungkin.

Fungsinya untuk kekebalan yang tidak kalah dengan aji Tameng Waja atau Blabak Pengantolan. Bahkan juga aji itu memiliki keunggulan untuk bertempur. Pengetahuan kontak Bada’ Tubi dapat membikin lawan kaku seperi patung (terkunci).




AJI INTI LEBUR SAKHETI 

Inti lebur saketi merupakan ajian pamungkas handalan beberapa perguruan. Ajian ini bila diamalkan terus menerus dayanya sangat hebat, bisa digunakan untuk membakar hangus golongan jin yang sakti. Tetapi bisa juga untuk pengobatan, khususnya orang yang kena santet, teluh, tenung, sihir dan lainlainnya lagi. Aji ini kerana dayanya yang dahsyat tidak bisa digunakan sembarangan.

Dibaca 7 kali sambil tahan nafas dan di hembuskan ke segelas air untuk di minumkan ke orang yang sedang sakit

BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM ASYHADU ALA ILA HA ILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SAIAN ANYA KULLA LAHU KUN FAYAKUN FI SAMUUMIWWAHAMIIN WA TASLIYATUL IDZA RUJJATIL ARDHU ROJJA WA BUSSATIL JIBAALU BASSAA FAKANAT HABAA’AM MUNBASSAA KUNFAYAKUN… ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR… ALLAHU ALBAR

Puasa 7 hari di mulai dari hari kelahiran, jika tidak diketahui
Jika tidak diketahui kapan hari kelahiran nya dapat di mulai di hari senin atau kamis. Dan selama melaksanakan tirakat maupun sesudah melaksanakan tirakat, doanya di bacanya setiap sholat 5 waktu sebanyak 21x

AJI KOMARA GENI
Aji Komara Geni sejenis Gembala Geni yang juga merupakan aji pamungkas. Komara Geni bisa juga digunakan untuk membakar bangsa jin. kegunaan aji Komara Geni selain untuk pukulan kontak membakar jin, juga untuk pagaran badan, pagaran rumah dan pengobatan berbagai penyakit. Yang penting adalah niat si empunya aji ini kar bangsa jin, pukulan kontak membakar jin, pageran dan penyembuhan
Mantra :
BISMILLAHIRROHMAN NIRROHIM, ALAHUMMA DU’A BALI SUMPAH WALIYYULLOH, ANA MUKA BADAN YAA ROSULULLOH,
ALAHUMMA YAA BALI, YAA BALI, YAA BALI SAKUDUNG INGUN KHULHU KOMARA GENI TUTUP BALI, BALIKA, BALIKA, BALIKA, BALIKUM, BALIKUM, BALIKUM




AJIAN HIZB BARQI
manfaat :
menolong menghambat seorang lakukan tindak kejahatan pada anda dan bermanfaat untuk kesaktian
langkah pengamalannya :
kerjakan puasa Ngrowot* sepanjang 7 hari sepanjang puasa baca Hizb berikut ini sesudah shalat maghrib dan
subuh 77x,

lafalnya :
BISMILLAHIRROHMMANIRROHIIM ASYHADU ALLA ILA HA ILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRUSULULLAH  NARUDDU BIKAL-A`DAA-A MINKULLI WIJHATIN, WABIL ISMI NARMIIHIM MINAL BU`DI BISY-SYATAAT, FA ANTA RAJAA-II  YAA ILAAHII WASAYYIDII, FAFARRIQ LAMIIMAL JAYSYI IN RAMAA BII GHALAT.
AJI PANGLIMUNAN
manfaat :
Untuk menghilang serta menyingkirkan satu benda
BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM ASYHADU ALLA ILA HA ILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRUSULULLAH SHALALLAHU `ALAIHI WASSALAM, ALLOHUMA KHULHUALLOH, DZAT GUMILANG TANPA ADA SANGKAN GUMILANG TANPA  ENGGON, LIYEP ILANG SALIN RAGA. INA FATOHIA LAKOFAT KANMUBILLA, SIR ABUBAKAR, SIR UMAAR, SIR ALI, SIR USMAN. SIR JABARIL, SIR MALAIKATUL MUKHAROBIN, SIR ALLOH LA ILLAHA ILLOLLOH MOHAMMADARASULULLOH, SIR WALI, SIR KUAT KARENA, SIR TEGUH,



AJI SAIFI ANGIN


Aji Saefi Angin atau Sapu Angin adalah suatu kedikdayaan yang dapat mempercepat seseorang dalam perjalanan. Dengan aji Sapu Angin ini orang dapat menempuh jarak jauh dalam waktu yang singkat, ibaratnya lebih cepat darai pesawat terbang. Aji ini pula yang menjadikan orang seperti kijang atau burung srikatan dalam kecepatan bergerak. Orang yang mempunyai aji sapu angin dan mengamalkan dengan baik dapat meringankan tubuh sringan-ringannya, sehingga dapat lari cepat sekali. Dahulu para wali songo selalu menggunakan aji sapu angin ini, khusunya bila diundang untuk rapat di masjid demak.
ilmu ini berguna untuk eringankan tubuh sehingga bisa bergerak dan selincah burung srikatan, ilmu ini biisa di gunakan untuk perjalanan jauh dengan berlari,
caranya :


" BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM ASYHADU ALA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARASULULLAH SHOLAWLLAHI WA SALAM WA LAQOD AATAINA DAAUDAMINNA FADLAN YA JIBAAL AWWIBII MA `AHU WATTHOIRO WA ALANNAALAHUL HADIID "


Laku:

1.     Puasa mutihselama 7 hari dimulai dari hari senin atau kamis .
2.    Pada hari ke tujuh pati geni ( tidak bolehtidur sehari semalam ) buka jam enam pagi , berarti puasa satu hari satu malam
3.    Selama puasa mantra di atas di baca tujuh kali sehabis sholat fardhu.

cara pengetesanya  :

Cobalah anda berlari atau berjalan, tapi sebelumnya anda membaca doa diatas sebanya tiga kali. Lalu mulailah berjalan atau berlari, maka anda akan merasakan kelainan . Tubuh anda akan merasa ringan sehingga gerakan anda akan sangat cepat dan tidak cape.
Semakin lama anda mengamalkan ilmu ini maka akan semakin ringan tubuh anda. bahkan orang dahulu dengan menggunakan ilmu ini bisa berjalan di atas daun,




AJI HALIMUN / AJI PANGLIMUNAN


Gunaya kita menguasai ilmu halimun ini adalah untuk mengelabuhipenglihatan musuh hingga kita bisa menghilang dari pandangannya. Ilmu ini hanya bisa di gunakan disaat kita terancam bahaya.

inilah doanya "
 
1.     " latudrikuhul absor wahuwa yudrikul absor wahual latiiful khobir ( Surat al an` am ayat 103 )
2.    “Ya lathief 121 x”

Caranya :

1.     puasa mutih selama 4 hari ( selama puasa , makan hanya makan nasi putih murni tidak boleh dicampur apa apa dan minumnya hanya air putih )
2.    puasanya dimulai pada hari senin atau hari kamis
3.    Selama dalam puasa setiap malam sekitar jam satu atau jam dua malam melaksanakan sholat hajat 2 rokaat 
4.    . Pada rokaat pertama setelah surah al fatihah membaca surat al kafirun dan rokaat kedua surat al iklas . setelah selesai maka membaca doa di atas sebanyak 100 kali
5.    Dalam masa puasa,mandi dengan niat membersihkan segala kotoran lahir dan batin . setelah selesai puasa cukup di baca 7 kali sehabis sholat 5 waktu
6.    dan apabila igin di gunakan di baca 3 kali saja



AJI MENJANGAN PUTIH

Kegunaan dari ilmu ini sama dengan pengasihan lainnya.

Ajian Manjagan Putih adalah sebuah contoh dari begitu banyak ajian yang diciptakan oleh nenek moyang kita.

Dalam perkembangannya, ada ajian yang memang sudah punah karena tidak diturunkan ke generasi selanjutnya dan masih banyak juga yang masih exist bahkan telah dimodifikasi sedemikian rupa agar makin ampuh

MANTRA PENGASIHAN KIDANG MENJANGAN
BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM
CANG KALINCANG, ORA NGUNCANG KIDANG MENJANGAN, SING TAK KUNCANG SI…….BINTI…….
PEK EDAN PEK GENDENG, JIGANGDANG JENGKOKMU KATON, RASANE KOYO SISIH
RINGGIH-RINGGIH, KOYO LUMBU DILABURI UYAH KELAWAN ASEM, MAKA ASIH DATENG KULA, KELAWAN KERSANE ALLAH, LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMAD RASULULLOH

LAKU:

Melakukan puasa selama 9  hari.
Ketika berbuka puasa kita hanya di perkenankan memakan daun asam muda, dan ketika memakan daun asam hanya boleh menggunakan mulut.
Di sarankan puasa di awali pada hari Rabu.
Sebelum melakukan puasa di haruskan untuk mandi keramas terlebih dahulu.
Selama puasa pada tengah malam amalannya di baca sebanyak dua puluh satu kali.
Setelah melakukan ritual puasa amalan cukup di baca sebanyak 3 kali setelah selesai melakukan sholat fardhu  , lakukan secara rutin.
                                                                                                       



AJI JARAN GOYANG

Ilmu pelet yang sudah sangat terkenal. Persyaratan untuk memiliki ilmu ini tidaklah mudah. Sebab ilmu Jarang Goyang sangat ampuh untuk mengguna-guna seorang gadis atau sebaliknya.

Laku:

1.     Untuk dapat memperoleh karomah dari ajian jaran goyang, ada beberapa ritual yang harus Anda lakukan. Beberapa ritual tersebut antara lain:
2.    Puasa mutih ngepel selama 7 hari. Puasa mutih ngepel adalah puasa yang dilakukan seperti biasa, hanya saja saat berbuka kita hanya diperbolehkan makan 3 kepal nasi dan 1 gelas air putih.
3.    Selama berpuasa, hindarilah berbicara hal yang tidak penting, mendengar hal yang tidak perlu, dan melihat hal yang tidak baik. Selama berpuasa, baca mantra ajian jaran goyang ketika tengah malam sebanyak 11 kali, saat fajar 21 kali, dan saat tenggelam matahari sebanyak 41 kali.
4.    Adapun mantra ajian jaran goyang terlampir di bawah ini. Setiap kali membaca mantra ajian jaran goyang, bayangkanlah wanita atau laki-laki yang ingin Anda taklukan hatinya.
5.    Selama 7 hari Anda mejalani ritual ajian jaran goyang ini, setiap malamnya, target akan terus dihampiri oleh bayang-bayang ruh suci laduni yang akan membuat target menjadi terus memikirkan Anda.

“NIYAT INGSUN AMATEK AJIKU SIJARAN GOYANG. TAK GOYANG ING TENGAH LATAR TETEGER ING TENGAH PASAR, CEMETIKU SODO LANANG SAKING SUWARGO, UPET UPET KU LAWE BENANG. TAK SABETAKE GUNUNG JUGRUG , TAK SABETAKE WATU GEMPUR, TAK SABETAKE SEGORO ASAT, TAK SABETAKE LEMAH BONGKAH, TAK SABETAKE OMBAK GEDHE SIREP TAK SABETAKE ATINE SI [SEBUT NAMA TARGET] PET SIDHO EDAN ORA EDAN SIDO MBUYING ORA MBUYING  SIDHO GENDENG ORA GENDENG ORA MARI MARI YEN ORA INGSUN SING NAMBANI”.

Setelah melakukan kelima langkah tersebut, di malam terakhir ritual, Anda akan mendapati si target akan jadi tergila-gila pada Anda. Segala apa yang Anda mau pasti akan ia berikan karena rasa cintanya pada Anda. Yang perlu Anda ingat adalah Anda tidak boleh menerapkan ajian jaran goyang pada target yang hanya akan dibuat main-main. Anda harus serius padanya, serius untuk menjadikan pasangan hidup Anda selama-lamanya. Karena jika tidak target bisa gila karena ia akan terus memikirkan Anda.


AJI DEWA MANIK

Aji Dewa Manik ini bila dirapal pada suatu perkumpulan, anda akan disenangi orang yang berada di perkumpulan tersebut. Dan apabila dirapal seseorang pada orang yang dikehendaki, maka anda akan dikasihi oleh orang tersebut.

MANTRA AJI DEWA MANIK:
“SALALLOHU ‘ALAIHI WASSALAM, SESAKAT PUTIH DEWA MANIK, SABDO ALLOH JATIKU, RASULULLOH SUN AKU AWAKE GUSTI ALI,AJIKU SI DEWA MANIK, SUKMA WAKTRA DHADHAKU TENGEN, SIRA WELAS ASIH, SIRA NDELENG SIRA KEDHEP,SIRA NDULU BADAN SALIRAKU, SAKING PANEMBAHAN KYAI GERTABAHU,SING SINTEN PRATAPAN GUWA DERESAN, ANNGENIPUN MARINGI NUJU DINTEN JUMAH,TUMUJU MARANG SI ……….. (UNTUK TITIK DI ISI NAMA ORANG YANG HENDAK KITA TUJU). WELAS ASIH MARANG AWAKKU”

Tata Cara :

1.     Puasa sepanjang 7 hari 7 malam dimualai pada hari senin (puasa mitih).
2.    Kita mesti lakukan Puasa senin, kamis sepanjang 7 senin 7 kamis.
3.    Kita mesti lakukan Puasa sepanjang 3 malam (3 malam lakukan Pati geni) serta lantas di teruskan dengan puasa ngebleng 2 hari 2 malam. Mantra mesti di baca dalam hati saat puasa ngebeleng.

Fungsinya untuk memengaruhi orang yang kita cintai dari jarak jauh, pengetahuan itu dapat dibuktikan mempunyai manfaat yang sangatlah luarbiasa, sepadan dengan manfaat nya yang bebrapa sangatlah ampuh, untuk memperoleh pengetahuan ini dapat termasuk sangatlah susah, terkecuali beberapa orang yang mempunyai kesungguhan kemauan serta tekad pantang putus harapan.



AJI WIJAYAKUSUMA

Aji ini sebenarnya milik raja-raja dizaman dahulu. Sehingga banyak rakyat dijadikan selir. Anda bisa memiliki ilmu ini namun anda harus mampu membahagiakan para isteri anda.

1.     Puasa Mutih 7 hari – 7 malam
2.    Tapa pati Geni selama 2 malam
3.    Tapa Ngebleng selama 2 hari – 2 malam
4.    Rapalan Ajian Wijaya Kusumo (dibaca 3x sambil menahan nafas) dan langsung lihat mata dan beradu pandangan mata dengan perempuan/laki-laki yang diinginkan.
5.    Rapalnya yang diucapkan di dalam sebagai berikut:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM,
SHALALAHU ‘ALAIHI WASSALAM,
AJIKU AJI WIJAYA KUSUMA
SAJODHO MANGGON ING MRIPAT
MRIPAT KIWO LAN MRIPAT TENGEN
SOKO KERSANING ALLAH

AJI SILU JANGGAH

Kegunaan ilmu ini untuk guna-guna pada seorang gadis yang menjadi rebutan. Apabila gadis tersebut sudah takluk apada anda, jangan dipermainkan cintanya.

ilmu ini untuk guna-guna pada seorang gadis yang menjadi rebutan. Apabila gadis tersebut sudah takluk apada anda, jangan dipermainkan cintanya.

Tata lakunya:
1.     Puasa mutih 7 hari 7 malam
2.    Pati geni 1 malam

Manteranya:

SUN MATEK AJI, AJIKU SILU JANGGAH
LUNG JANGGAH NOLEHA, TOLEHANA KAWULANINGSUN, DAK TEPUNGAKE KARO IDEPKU, DAK TEPUNGAKE PUCUKE ALISKU , DAK TEPUNGAKE PUCUKE RAMBUTKU
ROHMU ROHKU,NYAWAMU NYAWAKU, BADANMU BADANKU
PREG MATI DURUNG MATI, SIDA EDAN DURUNG EDAN, SIDA NGLAMONG
ORA WARAS JABANG BAYINE SI…….(SEBUT NAMANYA)
NDULU MARANG AKU


AJI BISA KALAJENGKING

Binatang kalajengking juga mempunyai bisa yang kuat, apalagi kalajengking yang berwarna biru. Untuk menangkal racun tersebut gunakan mantra aji wisa kalajengking.

MANTRA AJI BISA KALAJENGKING ULAR DAN BINATANG BUAS          

1.     A’UDZU BIKALIMATILLAHITTAMMATI MIN SYARRI MAA KHALAQ
2.    BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM ASYHADU ALA ILAHA ILALLAH WA ASY HADU ANNA MUHAMMADARASULULLAH ALLAHUMMA SANG KALIKA ING SABRANG TUWUH ING LAUTAN TAWANAN UPASE SI CEKHETIT SI KELABANG SIKALAJENGKING SI ULO DOWO TAWI TAWA TAWAR KETIBAN IDUKU PUTIH”
3.    WA HUWA MA’AKUM AYNAMAA KUNTUM WALLAHU BIMAA TA’MALUUNA BASHIRUN ….7X
4.    SALAAMUN ‘ALAA NUUHIN FIL ‘AALAMIIN
5.    SALAAMUN ‘ALAA IBROOHIIM
6.    SALAAMUN ‘ALAA ILYAASIIN
7.    SALAAMUN ‘ALAA MUUSAA WA HAARUUN
8.    SALAAMUN QOULAM MIR ROBBIR ROHIIM.
Tata Cara :Puasa mutih sepanjang 7hari
Ngelowong/ngeluweng sepanjang satu hari semalam.

Info : Binatang kalajengking juga memiliki dapat yang kuat, terlebih kalajengking yang berwarna biru. Untuk mencegah toksin itu pakai mantra aji wisa kalajengking.






AJI TINGGENGAN

Aji Tinggengan ini kegunaannya sama dengan aji Panguncen. Bila orang yang memiliki aji Tinggengan ini dalam menghadapi lawannya dialirkan lewat tangannya hingga lawan yang terkena sentuhan tangannya tidak akan bergerak.

Aji Tinggengan adalah sebuah ilmu Ajian yang berfungsi untuk mengunci pergerakan niat jahat musuh anda di dalam pertempuran. Jika Ajian ini dirapalkan, maka semua musuh yang sedang anda hadapi akan menjadi diam tak bergerak sama sekali seperti batu dan mereka tidak akan mampu melakukan perlawanan kepada anda sedikit pun.

Aji Tinggengan ini juga bermanfaat untuk memagari rumah atau lahan anda agar tidak dapat dimasuki oleh para maling / pencuri. Berikut adalah amalan ilmu Aji Tinggengan beserta tata cara pengamalannya :

Amalan Aji Tinggengan :

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM ALAM TARO ILAL LADZINA KHOROJU MIN DIYARIHIM WA HUM ULUFUN HADZAROL MAUT FA QOLA LAHUMULLAHU MUTU MUTU MUTU, TSUMMA AHYAHUM, INNALLAHA LADHU FADHLIN 'ALAN NAS,  WA LAKINNA AKTSAROHUM LAYASYKURUN, INGSUN AMATAK AJIKU SI JAMUR DIPO, TUWUH PENDHAK KETIGO, ENGGONE KAYU TUNGGAK TANGGENG, KERSANING ALLAH SAKABEHING MUNGSUH DHELOG – DHELOG KAMI TENGGENGEN.”

Tata Cara Pengamalan Ilmu :

1.     Lakukanlah puasa Nglowong selama 3 hari 3 malam, dimulai pada hari Jum’at Pahing.
2.    Selama ritual amalan Aji Tinggengan dibaca setiap tengah malam sebanyak minimal 100 kali dan maksimal sebanyak – banyaknya hingga waktu matahari terbit pada ke esokan harinya (pada jam 07.00).
3.    Setelah selesai mengamalkan ritual amalan ilmu Aji Tinggengan dan anda berniat ingin menggunakannya, maka anda cukup merapalkan amalan Aji Tinggengan sebanyak 3 kali saja.




DOA CARA MENGEMBALIKAN SIHIR / SANTET/GUNA-GUNA
LAKU:
1.     shalat hajat 2 raka’at tiap malam.
2.    kemudian membaca wirid.
3.    setelah selesai mohonlah pada allah (bermunajat)
berikut ini wiridnya :
BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM.
1.     KHOTAMALLOHU ‘ALA QULUBIHIM WA ‘ALA SAM’IHIM WA ‘ALA ABSHORIHIM GHISYAWATUW WALAHUM ‘ADZABUN ‘AZHIM.
2.    ALAM TARO ILAL LADZINA KHOROJU MIN DIYARIHIM WA HUM ULUFUN HADZAROL MAUT FA QOLA LAHUMULLAHU MUTU, TSUMMA AHYAHUM, INNALLAHA LADHU FADHLIN 'ALAN NAS,  WA LAKINNA AKTSAROHUM LAYASYKURUN
3.    HASH-SHONTUKUM BIL HAYYIL QOYYUMI WA DAFA’TU ‘ANKUMUS SU-A BI ALFI ALFI LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ‘ALIYYIL ‘AZHIM.
4.    LA TUDRIKUHUL ABSHOR WA HUWA YUDRIKUL ABSHOR WA HUWAL LATHIFUL KHOBIR.
5.    ASTAGHFIRULLAH ‘AZHIM.
6.    ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ‘ALA ALI SAYYIDINA MUHAMMAD.
7.    YA HUWA SIRRULLOH.
8.    YA HUWA SHIFATULLOH.
9.    YA HUWA WUJUDULLOH.
10.  YA HUWA AF’ALULLOH.
11.  YA FATTAHU YA ROZZAQ.
Masing-masing wirid tersebut di baca 100 x
AJI MACAN PUTIH

Aji Macan Putih merupakan aji kewibawaan yang sangat tinggi. Bila aji ini diwatek (di rapal), suaranya bisa membuat lawan gemetar dan nyali lawan menjadi kecil.

Adapu cara atau laku yang harus ditempuh dalam usaha mendapatkan salah satu ilmu sunan kalijaga tersebut adalah sebagai berikut:

Melaksanakan la ku prihatin dengan berpuasa  puasa disini merupakan puasa sunah yang dilakukan secara empat puluh hari berturut-turut dan tidak diperbolehkan makan makanan yang bernyawa seperti daging, ikan, dan telur. (tanpa puasa maka usaha anda akan sia-sia)
Mengamalkan mantra macan putih sebanyak dua puluh satu kali setiap selesai melaksanakan solat wajib serta di waktu berbuka puasa adapun mantra yang harus dibaca adalah sebagai berikut:
 

Jika laku prihatin sudah selesai genap 40 hari hendaklah mengamalkan mantra tersebut tiap habis sholat fardhu sebanyak 7 kali guna menumbuhkan ilmu agar manjing dalam diri si pengamal.

Jika hendak menggunakan ilmu ini hendaklah membaca mantra sebanyak 7x pada saat situasi terjepit.

Demikian sebuah sajian hiburan mengenai ajian macan putih yang kerap dikaitkan dengan Prabu Siliwangi dan Sunan Kalijaga.





AJI WA LAQAD

Amalan Wa Laqad yang diambil dari surat saba' ayat 10 mmpunyai khasiat yang mengagumkan yaitu Untuk ajian dan Untuk kesaktian yang dapat membengkokkan besi atau mematahkan baja.

Amalan Wa Laqad yang diambil dari surat saba' ayat 10 mmpunyai khasiat yang mengagumkan yaitu :
a. Untuk ajian saifi angin
b. Untuk kesaktian yang dapat membengkokkan besi.

untuk memperoleh daya kesaktian dari wa laqad lakukan syarat-syaratnya seperti berikut :

1)    Berpuasa 41 hari (puasa sunnah) dan hari akhir tidak tidur semalaman.
2)   Selama dalam puasa setiap habis sholat fardhu dan sholat hajat membaca ayat dibawah ini 41 kali.
3)   Setelah berpuasa 41 hari, untuk selanjutnya setiap hari sehabis sholat fardhu dibaca 3 kali.
4)   Bila aji Sapu Angin ini akan digunakan harus dibaca 3 kali, begitu juga amalan wa laqad ini digunakan untuk membengkokkan besi,, dibaca 3 kali disalurkan ke tangan. penggunaan amalan wa laqad ini tergantung dari niatnya. jadi kosentrsi niat dan tujuan sangat diperlukan.

Adapun bacaan amalan Wa Laqad yang diambil dari Al-Qur'an surat Saba' ayat 10 ini adalah sebagai berikut :

"WA LAQAD ATAINA DAWUDA MINAN FADHLA, YAA JIBALU AWIBI MA'AHU, WATH THAIRA WA ALANNA LAHUL HADID."

Ingat pemilik ajian ini dituntut rajin sholat lima waktu dan menjauhi semua kemungkaran, seperti : Berzina, mabuk, judi, dan lain sebagainya.





AJI PENATASAN

Orang yang menyimpan ilmu penatasan ini akan dapat melumpuhkan lawan tanpa perlawanan. Sebab penatasan sejenis ilmu yang dapat melumpuhkan lawan dan mematikan semua ilmu yamng dimilkilawan. orang yang memilki ilmu ini hanya menggunakan lewat tangan atau mata. Tentunya dengan menggunakan jurus-jurus dan ilmu-ilmu tersebut dialirkan pada tangan, atau kaki, mata. Akan tetapi dalam penggunaan ilmu ini tidak bisa sembarangan. Kalau kita dalam keadaan terdesak barulah ilmu bisa anda keluarkan, sebab jika tidak dalam keadaan yang membahayakan keselamatan, dan ilmu digunakan dulu, maka musuh akan lumpuh total. Persyaratan untuk mendapatkan ilmu ini juga tidak mudah dilaksanakan.

MANTRA:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM, SARINING URIP SARINING TUNGGAL, SUJUD KANG AGUNG, SUKMA MULYA ZAT SAMPURNO, TISNING KAWULANING ZAT, LEBUR KUMALA ZAT, ILANG RAGANE, DENING ALLOH KANG NATASI.

Tata laku:

Puasa 14 hari mutih di mulai hari sabtu kliwon
setiap sore dan malam  mantra di baca 313x (combine dg ayat kursi)

Kegunaan:

ilmu yang dapat melumpuhkan lawan dan mematikan semua ilmu yamng dimilIki lawan.dalam penggunaan ilmu ini tidak boleh sembarangan. Kalau kita dalam keadaan terjepit
sebab jika tidak dalam keadaan yang membahayakan keselamatan,karena yang terkena ilmu ini musuh akan lumpuh total.



AJI BENGKELENG

Aji Bengkeleng di zaman dahulu sangat dirahasiakan. Kerana itu sangat jarang yang memilikinya. Keunggulan aji Bengkeleng sebagai ilmu kebal adalah kalau orang yang mengamalkan aji tersebut sempurna, bila kena senjata tajam dan peluru rasanya seperti kena titisan air.

Tak heran lagi kalau di tanah jawa di bilang gudangnya ilmu, berbagai jenis ilmu ada di sana dari mulai jenis pengasihan, pelet, jaran goyang, dan ilmu kanoragan serta ilmu kekebalan. seperti jenis yaang satu ini tak ketinggala ikut andil dalam olah kanoragan, sebetulnya yang sudah menguwasai aji ini panasnya timah yang di tembakan ketubuhnya tak akan terasa bagaikan air embun yang menete di tubuhnya.
Mantranya :
SALAM ALAIKUM SALAM DZATOLLAH NARETES DADI AKU, WIRAJATOLLAH REKSANAN AKU, KIJRATOLLAH KEDADEHANE KAYU,BENGKELENG GURUNING WESI, SOPO SEDYA ALA MARANG AKU, AJAL BANYU TES NARETES DADI BANYU YA HUALLAH YA HUALLAH YA HUALLAH.
Caranya :
1.     Lakunya puasa sunah 40 hari,
2.    selama puasa sehabis shalat fardhu baca 21 kali,
3.    pada malam hari shalat hajat baca 75 kali,
4.    kalau laku ini sudah selesai untuk menyatukan ajian boleh di baca 3 kali sehabis shalat fardhu.
5.    setelah menguwasai aji ini di larang melakukan zinah, mabok, judi, kalau halini di lakukan ajian akan musnah. dan satu hal lagi jangan sombong dan takabur.

                                                                                                   
  
AJIAN SUKET KALANJANA: MELIHAT ALAM GAIB

Aji Suket Kalanjana merupakan aji untuk melihat alam ghaib, aji ini sangat kuno dan langka. Jarang orang yang memilikinya. aji Suket Kalanjana ini bila diamalkan dengan baik akan bisa tahu alam ghaib, seperti tahu ujudnya bangsa jin, setan dan sebagainya hanya saja syarat laku ilmu ini sangat sukar, kecuali bagi orang-orang yang berbakat.

Bagi para leluhur Jawa yang waskita, memiliki kemampuan melihat alam gaib adalah suatu keharusan.

Para leluhur yang waskita ini adalah mereka yang menggunakan seluruh potensi yang sudah dimiliki sejak awal. Potensi itu berupa rasio/akal, budi, rasa/batin hingga kesadaran ruh. Dengan menggunakan seluruh potensi yang tersedia, maka kita tidak hanya memiliki kecerdasan akal, kecerdasan mental/emosi namun juga kecerdasan spiritual. Semuanya terangkum dalam kata; menjadi orang yang Bijaksana atau Wicaksana.

Di Jawa, kita mengenal sebuah ajian yang sangat langka untuk melihat alam gaib yang dihuni oleh makhluk halus gendruwo, buto ijo dan teman-temannya. Nama ajian itu Aji Suket Kalanjana. Ajian ini adalah untuk mengoptimalkan potensi rasa pangrasa/batin hingga bisa “melihat” apa yang tidak bisa “dilihat” oleh orang lain.

Untuk memiliki ajian ini maka orang harus menjalani laku yang berat yaitu puasa 40 hari, patigeni sehari semalam mulai hari Kamis Kliwon. Mantra dibaca setiap jam 12 malam selama menjalani puasa dan patigeni.

Mantranya sebagai berikut:

“NIAT INGSUN AMATEK AJIKU SI SUKET KALANJANA, AJI PENGAWASAN SOKO SANG HYANG PRAMANA, BYAR PADHANG JUMENGGLANG PANINGALINGSUN, SAKABEHING SIPAT PODHO KATON SAKING KERSANING ALLAH”

Cara matek aji kalanjana: mantra dibaca dalam hati.  Tangan kanan ditempelkan di ulu hati dan tangan kiri diusapkan ke mata 3 x.




AJI GEMBALA GENI –

Siapa yang memiliki aji Gembala Geni bila digunakan maka bangsa jin akan terbakar. Disamping itu bisa digunakan untuk membakar orang yang mempunyai sifat angkara murka. Persyaratan untuk dapat memiliki ilmu Gembala Geni tidaklah ringan. Berbagai cobaan yang menggoda dada kita harus mampu kita tundukkan. Bila kita masih bernafsu untuk menyombongkan suatu ilmu seperti gembala Geni mengakibatkan diri kita terasa terbakar.

BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIIM.
ALLAHUMA QULLUNAFSIN DZAIQOTUL MAUT  WA KULLU MAN ALAHIYA FAN WA INALILLAHI WA INAILAYHI ROJIUN YAA ARHAMAR RAHIMIIN."
"KUCI-KUCI OMAHKU GUMBALA GENI, LURUNGKU SI ALAS AGUNG, NGAREPKU SEGARA GUNUNG, LATARKU LATAR BENGAWAN, JOGANKU JOGAN SEGARA, SAPA SUMEDYA TUMERAH ALA MARANG AKU, KENA KATUJAWA BINGLENG, TEKA BINGLENG TEKA BUNGLENG SAKING KERSANE ALLAH"

Tatacara:
1.     Puasa mutih 3hari 3malam
2.    ditutup dngan patigeni 1 hari 1 malam.
3.    Puasa dimulai hari Selasa Kliwon..
4.    Selama puasa mantra dibaca tiap diatas jam 12 malam sesudah shalat hajat.

Fungsinya untuk menolak dan kandungan kekuatannya mampu untuk mengembalikan atau merintangi kekuatan lain yang berasal dari lawan baik yang berasal dari manusia maupun kekuatan lain.
Untuk memproleh kehebatn dan keampuhan ilmu Aji Gembala Geni maka ada beberapa langkah/tahapan yang harus kita persiapkan :
1.     Persiapkan kebersihan rohani dan fisik anda
2.    Mandi sesuci terlebih dahulu hingga jiwa dan raga kita bersih
3.    Berpuasa selama 1 atau 3 hari tergantung tingkat kemauan hati kita yang tentunya sangat berpengaruh terhadap daya keampuhan dari ilmu yang kita miliki nantinya-pun berbeda.
4.    Bila kita berpuasa 1 hari alangkah baiknya dilaksanakan tepat pada hari kelahiran kita (weton = bhs. jawa). Sedangkan bila kita ingin berpuasa selama 3 hari hendaknya dipilih hari tepat dengan pasaran "Selasa-Kliwon"
5.    Selama berpuasa tersebut dilarang berbuka dengan makanan yang bersumber dari barang yang bernyawa.
6.    Tidak tidur semalaman pada hari terakhir bila berpuasa 1 hari ataupun pada hari ke tiga bila kita berpuasa selama 3 hari.
7.    Sewaktu bertirakat puasa jangan lupa untuk selalu beristiqomah secara rutin setiap selesai sholat wajib untuk mengamalkan asmak/bacan Aji Gembala Geni tersebut sebanyak 7x ulangan bacan dengan menahan pernafasan.
8.    Pada waktu hari terakhir (tidak tidur semalan), sediakan waktu khusus untuk mengerjakan sholat hajat 2 rokaat salam. Kemudian aji/asmak Gembala Geni tersebut dibaca sebanyak 1.000 x dengan penuh konsentrasi dalam penarikan nafas. Setelah selesai pada hitungan yang terakhir hembuskan nafas melalui mulut pada kedua telapak tangan dan sapukan ke seluruh tubuh hingga merata.
9.    Setelah selesai pengamalan di atas jangan lupa untuk sering merawat bacaan "Aji" tersebut dalam setiap selesai melaksanakan sholat wajib sebanyak 3 x.
10.  Dan apabila ada kepentingan untuk digunakan, baca "aji" tersebut cukup satu kali dengan menahan nafas. Alangkah baiknya bila digabungkan dengan pemusatan tenaga dalam di "Solar Plexus".

































Back To Top